Pengurus HMI Komisariat Tarbiyah dan Insan Cita IAIN Madura Periode 2019-2020 Resmi Dilantik

Pengurus HMI Komisariat Tarbiyah dan Insan Cita IAIN Madura Periode 2019-2020 Resmi Dilantik

- in Daerah, Peristiwa
103
0

Pamekasan, Visioner.id –Pamekasan-Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan Komisariat Tarbiyah dan Insan Cita IAIN Madura periode 2019-2020 resmi dilantik di Pendopo Budaya Jl. Jokotole Pamekasan, Ahad (10/11/19).

Acara yang dimulai dari pukul 08:30 WIB ini dihadiri oleh Ahmad Hokim Ketua Umum HMI Cabang Pamekasan, Yuli Anisyah Ketua Umum Kohati Cabang Pamekasan, Roja’ie Wakil Bupati Pamekasan, seluruh ketua umum komisariat yang ada dilingkungan HMI Cabang Pamekasan, Alumni HMI se-Pamekasan, dan dikuti oleh ratusan kader HMI IAIN Madura serta para undangan organiasi ekstra kampus di luar HMI Se-Pamekasan.

Selain itu, acara ini juga dikemas dengan Seminar Ke-HMIan bertajuk “Revitalisasi Semangat Juang Perkaderan Menuju Arah Juang HMI Kedepan.” Hadir sebagai narasumber Sulaisi Abdurrazaq Ketua Asosiasi Pengacara Seluruh Indonesia (APSI) Madura, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Madura dan Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) IAIN Madura.

Ketua panitia pelaksana Achmad Robettah Razanjani membeberkan, acara ini merupakan pelantikan akbar pertama kali yang diadakan oleh HMI Cabang Pamekasan Komisariat IAIN Madura.

“Acara ini adalah pelantikan akbar pengurus HMI Cabang Pamekasan Komisariat Tarbiyah IAIN Madura dan pengurus HMI Cabang Pamekasan Komisariat Insan Cita IAIN Madura periode 2019-2020.” Jelas Robet dalam sambutannya.

Robet juga menambahkan, ia sangat berterimakasih kepada pemerintah kabupaten Pamekasan dan semua elemen yang telah membantu dan mendung atas suksesnya acara ini.

“Saya sangat berterimakasih kepada kanda Roja’ie selaku wakil bupati Pamekasan yang telah mensuport kami dan saya ucapkan terimakasih kepada segenap kepanitiaan yang telah membantu kami untuk mensukseskan acara ini.” Imbuhnya.

Sementara itu, Abdul Adzim selaku ketua umum demisioner HMI Komisariat IAIN Madura 2018-2019 mengatakan, berhubung HMI IAIN Madura sudah menjadi dua komisariat pihaknya berharap kepada pengurus yang baru bisa lebih meningkatkan potensi-potensi kader dan semangat juang kader HMI kedepan.

“Kalau mengutip dari bahasa seorang politis tidak boleh ada dua matahari dalam suatu negara, tapi HMI Komisariat IAIN Madura hari membuktikan boleh-boleh saja ada dua matahari karena hal itu akan lebih mengembangkan potensi kader yang ada di kampus IAIN Madura.” Uangkap Adzim.

Tidak hanya itu, Ketua umum HMI Cabang Pamekasan Ahmad Hokim juga berharap, mekarnya HMI IAIN Madura menjadi dua komisariat semoga menjadi tambahan semangat bagi semua kader untuk menghidupkan roda organisasi HMI di kampus IAIN Madura.

“Semoga perpecahan antara HMI komisariat Tarbiyah dan komisariat Insan Cita IAIN Madura tidak membuat jarak bagi keduanya, melainkan menjadi tambahan semangat menuju HMI kedepan bisa lebih baik lagi.” Kata Hokim sapaan akrabnya.

Selain itu, Roja’ie selaku wakil bupati Pamekasan mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus HMI Cabang Pamekasan Komisariat Tarbiyah dan Insan Cita IAIN Madura periode 2019-2020.

“Selamat kepada pengurus HMI Komisariat Tarbiyah dan Insan Cita IAIN Madura yang sudah dilantik tadi.” Tutur pria yang dulu pernah menjadi ketua umum HMI Cabang Pamekasan itu.

Lebih lanjut Roja’ie mengatakan, pihaknya begitu bahagia sekali melihat perkembangan kader HMI di Pamekasan baik secara kuantitatif dan kualitatif.

“Saya juga sangat bahagia melihat dinda-dinda yang luar biasa bersemangat dengan situasi dan kondisi yang dihadapi hari ini, dengan pendanaan yang cukup minimalis tapi mampu mengadakan acara yang luar biasa dan ini patut kita acungkan jempol.” Sambungnya.

Uswatun Hasanah selaku ketua umum HMI Cabang Pamekasan Komisariat Tarbiyah IAIN Madura memaparkan, pihaknya kedepan akan memfokuskan diri terhadap perkaderan di komisariat.

“Back to campus back to komisariat, sehingga nanti komisariat kita adalah wadah untuk personal grow, karena semakin naik level kita maka pikiran kita juga akan semakin terbuka.” Ucap Uunk sapaan akrabnya.

Uunk juga mengatakan, meskipun seorang wanita ia tidak akan gentar terhadap tanggung jawabnya sebagai pemimpin wanita pertama di HMI IAIN Madura.

“Saya meyakini bahwa masyarkat HMI bukanlah masyarakat jahiliyah yang memandang perempuan sebelah mata.” Tutur wanita berparas cantik itu.

Sementara, ketua umum HMI Komisariat Insan Cita IAIN Madura Moch. Toriqil Akmal Buchori mengungkapkan ia akan memulai kepemimpinannya dengan menciptakan komitmen bersama.

“Karena Komisariat Insan Cita ini masih labil atau masih baru maka kami meminta kepada pengurus dan semua kader dari fakultas syariah, faud dan ebis untuk komitmen bersama guna bersaing dengan komisariat lain, tapi bersaing secara akademis dan intelektual.” Kata Toriq.

“Kita harus membuat hal baru bagaimana nantinya komisariat Insan Cita ini tidak pernah memakai tradisi lama.” Tandasnya. (sin/haz)

Facebook Comments