Ajak Pelajar Tanamkan Cinta Literasi, Kompak Goes to Sekolah ke MAN 2 Pamekasan

Ajak Pelajar Tanamkan Cinta Literasi, Kompak Goes to Sekolah ke MAN 2 Pamekasan

- in Daerah, Pendidikan
32
0

Pamekasan, Visioner.id- Niat sekumpulan anak-anak muda yang tergabung dalam Komunitas Pamekasan Membaca (KOMPAK) untuk membumikan cinta literasi di Bumi Gerbang Salam terus digalakkan.

Gerakan demi gerakan terus dilakukan, salah satunya adalah dengan gerakan Kompak Goes to Sekolah.

Saat ini, gerakan kompak goes to sekolah dilaksanakan di MAN 2 Pamekasan bekerjasama dengan pihak perpustakaan sekolah di lembaga tersebut.

Menurut Sekretaris KOMPAK, Imron Maulana, gerakan Kompak Goes to sekolah ini merupakan kegiatan untuk mendorong gerakan cinta literasi pada kalangan pelajar.

“Gerakan kali ini merupakan gerakan Kompak Goes to Sekolah. Dimana, kami berupaya untuk mengajak, memotivasi, dan mendampingi adik-adik khususnya siswa MAN 2 Pamekasan ini lebih tertarik untuk suka baca,” kata sekretaris KOMPAK, Imron Maulana, Kamis (28/11/2019).

Dikatakan, gerakan-gerakan seperti ini memang sudah seharusnya dilakukan. Jadi, kata Imron, tidak melulu menunggu bola untuk bergerak membumikan cinta literasi.

“Menjemput bola. Iya, begitu harusnya kita. Sebagai penggerak, kami merasa lebih baik begitu,” ucapnya.

“Dan Pemerintah yang dalam hal ini memiliki cakupan wewenang yang lebih luas, juga perlu turun gunung. Menyisir sekolah-sekolah, perpusdes-perpusdes, para komunitas-komunitas, dan para pegiat literasi untuk kemudian difasilitasi, bersinergi. Dengan demikian menjadikan Kabupaten ini benar-benar menjadi Kabupaten Pendidikan,” paparnya.

Sementara Kepala Perpustakaan MAN 2 Pamekasan, Imam Suprapto mengatakan, pihaknya memang sengaja mengundang kompak guna menyuguhkan suasana baru dalam menggencarkan gerakan literasi madrasah.

“Hadirnya adik-adik kompak ini selain menambah koleksi buku bacaan yang dibawanya, juga diharapkan dapat menstimulus santri kami agar cinta baca,” katanya.

Tidak hanya itu, ternyata mereka, lanjut Imam Suprapto, juga memberikan ruang bagi santri-santri untuk berdiskusi ringan mengenai kepenulisan.

“Saya lihat, mereka asik berdiskusi tentang bagaimana menjadi seorang novelis, cerpenis, penulis cerpen, dan lainnya. Alhamdulillah ini adalah hal yang luar biasa,” ujar dia.

 

“Kami ucapkan terima kasih kepada adik-adik kompak yang telah dengan sukarela hadir kesini untuk bersama-sama menggerakkan cinta literasi kepada para santri-santri kami disini,” jelasnya.(MTnews/*)

Facebook Comments