Organisasi Mahasiswa As-Syahidul Kabir Akhirnya Diberi Nama ALMASBIR

Organisasi Mahasiswa As-Syahidul Kabir Akhirnya Diberi Nama ALMASBIR

- in Daerah
59
0

Visioner.id – Organisasi yang mempersatukan seluruh mahasiswa alumni Pondok Pesantren As-Syahidul Kabir Sumber Batu akhirnya memiliki nama, yakni Aliansi Mahasiswa As-Syahidul Kabir atau yang disingkat dengan ALMASBIR.

Nama tersebut ditetapkan oleh pengasuh Pondok Pesantren As-Syahidul Kabir KH. Moh. Mundzir Chalil dan telah disosialisasikan melalui Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Alumni Yayasan Pondok Pesantren As-Syahidul Kabir (FALYASBIR), Kamis (21/05/2020).

Nama tersebut disosialisaskan pada acara PSBB (Pererat Silaturahmi dan Buka Bersama) dalam rangka Tasyakuran Khotmil Qur’an Mahasiswa As-Syahidul Kabir Putaran ke 9 yang dilaksanakan di Dusun Kaju Rajah, Desa Blumbungan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan.

Dalam sosialisasi tersebut, Zainal Arifin selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) FALYASBIR menyampaikan, Nama ALMASBIR berasal dari kata bahasa arab yang berarti Intan Kebaikan.

“Tentu ini filosofis ya, InsyaAllah nama ini juga sudah diistikharohkan oleh kyai, dan motivasinya semoga organisasi ini benar-benar menjadi perhiasan di dunia kalian (kaum akademis) dan di masyarakat. Tebarlah kebaikan pada orang lain sebagaimana nama kalian.” Tegas Zainal Arifin di depan mahasiswa dan mahasiswi As-Syahidul Kabir.

ALMASBIR, kata Zainal, merupakan organisasi yang berada dibawah naungan FALYASBIR yang bertindak sebagai Badan Semi Otonom (BSO).

“Jika dianalogikan pada bangunan kalian ini merupakan teras depan kami. Suatu saat nanti kalianlah yang akan menggantikan kami di DPP Falyasbir.” Ucap pria yang juga mantan aktivis mahasiswa tersebut.

“Sebagai langkah awal dari perkaderan, mari kita saling bekerja sama. Saling berkoordinasi dan berkomunikasi, jika misalkan ada masalah langsung konsultasikan kepada kami” Imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, ALMASBIR merupakan suatu yang sangat berharga bagi FALYABIR dan masyarakat As-Syahidul Kabir pada khususnya, serta bagi umat islam pada umumnya. Sebab organisasi mahasiswa yang baru terbentuk tersebut juga termasuk sebagian khazanah dari kekayaan generasi islam.

“Mari tetap jaga nama baik As-Syahidul Kabir, kalian selaku mahasiswa kami berharap pergaulan antara laki-laki dan perempuan tetap dikendalikan, kalian sudah tahu mana yang baik dan mana yang tidak baik,” harapnya. (*)

Facebook Comments