Ade GAHMI: Mengapresiasi BPK yang Telah Mengevaluasi Auditornya

Ade GAHMI: Mengapresiasi BPK yang Telah Mengevaluasi Auditornya

- in Default, Ekonomi, Liputan Diskusi, Nasional, PolHum
10067
0

Visioner.id, JAKARTA – Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bahrullah Akbar yang melakukan kunjungan ke kantor Kabar Bisnis, senin (10/07/2019) kemarin.

Kedatangan orang nomor dua di lembaga auditor negara tersebut untuk menberikan pengertian mengenai tugas BPK ke publik. Di samping itu, mereka juga berupaya membuka diri pasca penangkapan dua orang auditornya.

“Kejadian itu memang sempat membuat terpukul, namun kami akan tetap melakukan perbaikan-perbaikan ke depannya,” kata Bahrullah.

BPK, kata dia akan terus melakukan pembenahan dan menyerahkan oknum auditor yang melanggar ke mekanisme hukum yang berlangsung.

Adapun dalam kunjungannya tersebut Bahrullah didampingi sejumlah pejabat dan ditemui langsung Wakil Pimpinan Redaksi Bisnis Indonesia Chamdan Purwoko.

Secara terpisah, datang dukungan dari Ade selaku presedium Gerakan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (GAHMI). Beliau menyatakan, “Sikap kesatria telah ditunjukkan BPK. BPK sebagai Auditor Independen Negara memiliki posisi strategis dan kunci untuk terwujudnya pengelolaan keuangan negara yang baik” paparnya.

Kedatangan orang nomor dua di lembaga auditor negara tersebut untuk menberikan pengertian mengenai tugas BPK ke publik. Di samping itu, mereka juga berupaya membuka diri pasca penangkapan dua orang auditornya.

Adapun dalam kunjungannya tersebut Bahrullah didampingi sejumlah pejabat dan ditemui langsung Wakil Pimpinan Redaksi Bisnis Indonesia Chamdan Purwoko.

“Mengakui kesalahan dan kelemahan itu tidak mudah diera politik sekarang, dimana model politik sekarang yang lebih suka lempar badan dan mencari kambing hitam. Saya mengapresiasi BPK yang mau introspeksi serta pembenahan ke dalam. Semoga BPK semakin maju dan sukses mengemban amanah konstitusi” pungkas Ade GAHMI.

Komitmen BPK, melalui Bahrullah dalam kunjungan senin yang lalu. “BPK terus melakukan pembenahan dan menyerahkan oknum auditor yang melanggar ke mekanisme hukum yang berlangsung” tutupnya. (ahr-vis)

Facebook Comments