Ahok Tegaskan Haram RSUD minta uang muka

Ahok Tegaskan Haram RSUD minta uang muka

- in Kesehatan
250
0

Visioner.id Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menebar ancaman kepada semua pihak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Ibu Kota. Ahok meminta petugas kesehatan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat tidak mampu.

Ahok menegaskan, haram bagi RSUD meminta uang muka. “Bagi saya RSUD haram dan kejam hukumnya istilah uang muka. Enggak ada istilah uang muka Anda berapa,” kata Ahok di BPJS Kesehatan, Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2016).

Ahok menerangkan, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional mengamanatkan setiap warga kurang mampu ditanggung oleh jaminan kesehatan daerah. Dalam hal ini Pemprov DKI sudah mendaftarkan warga mengikuti BPJS Kesehatan.

“Jadi saya tidak mau tahu. Saya enggak mau dengar warga bukan pengguna BPJS berobat lalu bapak ibu nanya dengan sombongnya tanya uang mukanya,” ujar Ahok.

Ahok mengatakan, puskesmas dan pelayanan kesehatan DKI memakai sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Instansi tersebut memungkinkan mengucurkan dana sesuai kebutuhan yang kategori mendadak, termasuk pelayanan kesehatan.

“Kalau ada warga datang dengan panik dan dia enggak punya BPJS, bapak ibu harus jelaskan dan tawarkan BPJS,” ujar Ahok.

Dia mengancam pelaku kesehatan yang sengaja menerima uang dari warga miskin tanpa penawaran BPJS kesehatan. Ahok tak segan mengeluarkan pelaku kesehatan tersebut. “Saya bilang mereka harus dikeluarkan. Saya tidak mau tahu,” katanya.

Di tempat yang sama, Ahok juga dikejutkan dengan perayaan ulang tahun kecil-kecilan. Ahok pun meminta hadiah terbaik dari para pelaku kesehatan di DKI Jakarta: pelayanan kesehatan yang baik.

“Hadiah ulang tahun untuk saya, kalau sistem jaminan naasional bisa diimplementasikan dengan baik,” ujar dia. (Vis/Jo)

Facebook Comments