Di tengah Wabah Covid-19, HMI KOMEK UMM Membagikan Sanitizer

Di tengah Wabah Covid-19, HMI KOMEK UMM Membagikan Sanitizer

- in Kesehatan
237
0

Visioner.id, Malang – Pada tanggal 19 maret 2020 Dinas Kominfo Pronvinsi Jawa Timur menetapkan dua kota sebagai zona merah penyebaran Covid-19 salah satu diantaranya Daerah Malang Raya yang ditetapkan sebagai label kronis. Dalam hal ini pemerintah Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu telah menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga jarak fisik (psyhcal distancing) sebagaimana pernyataan Pak Presiden pada tanggal 15 maret 2020.

Pemerintahkan Kepala Daerah mulai Provinsi hingga Kabupaten dan Kota menetapkan situasi penyebaran Covid-19 di wilayahnya dengan berkonsultasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pernyataan Pak Jokowi ini menyusul penetapan Indonesia dalam status bencana nasional non-alam Covid-19 yang meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir.

Selain itu, Pak Jokowi juga akan melakukan langkah-langkah pencegahan dengan membuat proses belajar dan bekerja di rumah, kemudian menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan peserta bertatap muka secara massal.

Covid-19 menyebar begitu cepat bahkan membuat geger masyarakat setempat. Di tengah-tengah terpaparnya Covid-19 ini, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ekonomi UMM atau dikenal dengan HMI KOMEK UMM melakukan pembagian Hands Sanitizer gratis kepada warga.

Tepat pada pukul 16.30 WIB kemarin HMI KOMEK UMM melakukan aksi sosial dengan berbagi Hands Sanitizer sebanyak 250 botol dengan isi 40 mili liter, aksi sosial ini untuk membantu pemerintah dalam meminimalisir penyebaran wabah Covid-19 juga secara edukatif memberi pemahaman kepada masyarakat terkait wabah Corona virus sebgai upaya warga lebih mengantisipasi dan tidak panik.

Karena masih banyak secara pemahaman masyarakat terhadap corona virus baik dari gejala maupun proses antisipasi penyebaran virus sangat minim bahkan masyarakat phobia terhadap covid-19 ini. Begitulah yang dikatakan okeh Iswanto yang sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Ekonomi UMM.

Dalam kondisi seperti ini kami harus ikut andil dalam proses penanganan penyebaran corona virus, walaupun yang kami lakukan tidak berdampak begitu besar tapi setidaknya ikhtiar ini meminimalisir tingkat eskalasi penyebaran Covid-19 kepada masyarakat apalagi di Indonesia masih sangat minim peralatan medis untuk melakukan proses penyembuhan terhadap pasien yang terjangkit Corona virus”.¬†Tambahnya.

Yang mejadi perhatian kita berasama bencana nasional ini bukan hanya pemerintah yang dititik beratkan dalam melakukan penanganan penyebaran virus tetapi setiap individu juga memiliki tanggung jawab terhadap orang lain bahkan terhadap tanah air untuk tetap mengikuti himbauan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah setempat agar Bumi Pertiwi secepatnya sembuh dari masa-masa kritisnya. Tutup Iswanto yang sebagai Ulil Amri HMI Komek UMM. (Adt).

Facebook Comments