Pemuda Harus Jaga Empat Pilar! Mengapa?

Pemuda Harus Jaga Empat Pilar! Mengapa?

- in Daerah, Liputan Diskusi, Nasional, Pendidikan, PolHum
15801
0

Surabaya-IndonesiaVisioner. Situasi dan kondisi nasional belakangan ini cukup memprihatinkan. Berbagai perpecahan sering terjadi di kalangan rakyat Indonesia. Untuk itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (BEM Unesa) bekerja sama dengan MPR RI dalam melaksanakan seminar dan sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Unesa kampus Ketintang Surabaya itu mengusung tema “Seminar dan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.”

Ketua MPR RI Dr. Zulkifli Hasan, SE, MM, menjelaskan bahwa nilai-nilai bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara adalah Pancasila, UUD RI tahun 1945, NKRI, dan Binneka Tunggal Ika. “Nilai dan norma bangsa ini harus dipahami masyarakat. Ini harus menjadi landasan dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutut Zulkifli di hadapan 400 peserta seminar, Jumat (28/7/2017).

Zulkifli menambahkan, Pancasila sebagai ideologi negara dapat dimaknai sebagai sistem kehidupan nasional yang meliputi aspek etik/moral, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan dalam rangka pencapaian cita-cita dan tujuan bangsa yang berlandaskan dasar negara.

Sementara itu, Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim (ICMI) Jawa Timur, Ismail Nachu menjelaskan empat pilar kebangsaan dalam pembangunan etos (karakter) bangsa. Ismail memaparkan poin-poin utama yang menjadi nilai dasar akhlak, etika, atau etor. Pertama, spiritualitas yang meliputi berketuhanan sebagai spirit berbangsa dan bernegara, serta kesamaan manusia di hadapan Tuhan atau hukum.

“Berikutnya adalah nilai humanitas. Nilai ini meliputi prokeadilan dan kebersamaan, anti penjajahan dan kekerasan, serta mengedepankan musyawarah atau dialog dalam mengatasi konflik,” tegasnya.

Selaku Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) wilayah Jawa Timur, Eko Pamudji menekankan bagaimana peran media massa dalam proses penanaman dan pemahaman empat pilar kebangsaan ini. Lebih khusus lagi, bagaimana menyikapi dan menyaring berbagai informasi yang beredar bebas di dunia internet.

Dalam sambutannya, Ahmad Noor Fuadi, Ketua BEM Unesa mengatakan, empat pilar kebangsaan ini harus benar-benar merasuk ke dalam diri setiap warga negara. Khususnya kepada diri para pemuda. “Bagaimana pun, pemuda adalah calon pemimpin di masa depan. Jangan sampai nilai-nilai luhur yang terkandung dalam empat pilar ini terkikis habis oleh arus perubahan global. Mengapa? Sebab, kalau itu terjadi maka lenyaplah jati diri bangsa Indonesia,” tandasnya. (akw/iv)

Facebook Comments