Subhanallah Kultum 7 Menit Setelah Yasinan

Subhanallah Kultum 7 Menit Setelah Yasinan

- in Liputan Diskusi
167
0

Visioner.id, Malang – Pengurus HMI Komisariat Madani Korkom Nasional ITN Malang bidang PPPA mengadakan kultum 7 menit setelah yasinan yang bertempat di sekretariat Komisariat Madani Jalan Candi III Kecamatan Sukun. Pada hari Kamis (15/11/2018).

Agenda ini setiap satu kali dalam seminggu dilaksanakan setelah sholat Isya. Tujuannya untuk mengokohkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. serta memperkuat karakter mahasiswa islam sebagaimana yang cita-citakan oleh kakanda Lafran Pane (pendiri HMI).

Pemantik kultum 7 menit disampaikan langsung oleh Ilham Akbar mahasiswa teknik sipil ITN Malang yang selain aktif di HMI ITN juga aktif bergelut di remaja mesjid Muhajirin jalan Bendungan Sigura-gura Kota Malang.

Kita hari ini (beragama atau berilmu agama) sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai fenomena perilaku manusia, maka dari itu saya akan mengangkat perilaku pada kadar dan taraf islam yaitu ciri-ciri perilaku manusia yg berilmu agama dan beragama :
1.Orang yang beragama adalah orang yng meneladani Rasulullah dan mengikuti apa yang diperintahkan tanpa mencela dan merasa diri paling paham segalanya sehingga mendahulukan akalnya.
2.Orang yang beragama mengorientasikan ilmunya untuk mengubah perilaku sedangkan yang berilmu agama untuk pamer hafalan Qur’an dan hadits serta memperoleh pengakuan akan kehebatanya. Sehingga ketika Allah dan Rasul-Nya mengajari untuk jangan berkata kasar yang dijelaskan pada QS. 3: 159. Olehnya itu, dia mengatakan bahwa ia hafal ayat itu sambil masih tetap berkata kasar kepada siapa saja.
3. Orang yang beragama menggunakan ilmunya untuk menasehati orang-orang di sekitarnya biar sejuk. Sedangkan yang berilmu agama mendatangi tetangga-tetangganya untuk menasehati dan untuk berdebat sambil menuding-nuding orang lain salah semua dan dirinyalah yang paling benar.
Allah SWT. menegur orang yang berilmu agama ada pada QS. Lukman (31):19 dan surat Al Jumuah (62): 5 dan Al baqarah (2): 44.

“Begitulah yang diungkapkan oleh Ilham Akbar selaku penyambung ukhuwah di sekretariat Komisariat Madani Korkom Nasional ITN Malang”.

Lanjut Ilham Akbar, kesimpulannya tidak semua masalah agama bisa di logikakan dan dirasionalkan. Dengan menggunakan akal, maka tempatnya adalah neraka jahanam, dan barang siap belajar agama tanpa guru, maka gurunya adalah setan. Tambahnya.

Sebelum kultum di akhiri, Ilham Akbar memberikan pesan terakhir yang disampaikan oleh Soekarno “saya lebih menyukai orang perokok dan yang ngopi di malam hari demi membahas peradaban, ketimbang kutu buku yang tak berbuat apa-apa.” (Adt).

Facebook Comments