Diskusi Online HMI Komisariat Peternakan-Perikanan Bicara Mengenai New Normal

Diskusi Online HMI Komisariat Peternakan-Perikanan Bicara Mengenai New Normal

- in Liputan Diskusi
140
0
Peserta Menyimak Penyampaian dari Pembicara

Visioner.id, Malang – Pada hari Selasa, (9/6/2020) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Peternakan-Perikanan UMM menggelar agenda diksusi Online, dengan mengangkat Tema “Siapkah Indonesia dengan New Normal?”. Pembicara yang di hadirkan dalam diskusi online kali ini yakni, Dr. H Mardani Ali Sera, M. Eng (Akdemisi dan Politisi, Wakil Ketua BKSAP DPR-RI) serta Dr. Nazaruddin Malik, M. Si Selaku Wakil Rektor II UMM. Diskusi berlangsung secara interaktif antara peserta dengan pihak pembicara, sebanyak 60 orang hadir dalam agenda diskusi online ini.

Boleh dikatakan bahwa dewasa ini, banyak berbagai media menayangkan mengenai isu penerapan New Normal di Indonesia, ada hal yang menarik yang perlu di cermati dimana Negara-Negara yang pernah menerapkan New Normal kembali mengalami peningkatan kasus positif covid-19 dan berdampak terhadap berbagai sector yang ada. Untuk itu pertimbangan mengenai penerapan New Normal di Indonesia perlu di kaji secara mendatail oleh pihak pemerintah selaku pengambil keputusan tertinggi di Negara.

Melihat hal ini, Pak Mardani Ali Sera mengungkapkan bahwa “Perlu adanya kesadaran bersama dan seluruh komponen masyarakat untuk bisa melalui pandemi ini. Covid-19 ini merupakan rahmat yang terselubung artinya bangsa ini dapat mereset atau mengatur kembali jalan Negara agar bisa melakukan penelitian-penelitian untuk menyeleseaikan problema yang ada. Dengan di ikut sertakan pada 2 hal yakni Spritual dan Profesionalitas”, tandasnya dalam aplikasi zoom.

“Seluruh aktifiktas Masyarakat tertutup, mulai dari aktifiktas social dan tutupnya lembaga-lembaga pendidikan serta sumber ekonomi mengalami penurunan yang sangat dramatis”, pungkas Pembicara ke dua Pak Nazar sebelum meninggalkan forum diskusi. Dengan demikian, hal ini perlu dilihat secara obyektif, karena apabila pemerintah salah dalam mengambil keputusan maka bisa berdampak buruk terhadap masyarakat.

Penyelesaian data mengenai laju pertumbuhan covid-19, maupun melakukan langkah pencegahan di berbagai tempat yang memiliki resiko tinggi penularan serta memberikan edukasi ke masyarakat agar hidup sehat perlu menjadi perhatian. Untuk itu, penetapan penerapan New Normal perlu melalui kajian-kajian ilmiah agar menghasilakan  point-point alternatif bagi bagi kesehatan, keberlangsungan kehidupan masyarakat Indonesia. (Adt).

Facebook Comments