Mafia Migas Kelas Kakap di PT. PETRAL : APMAM Desak KPK Adili Inisial Muhammad Rizal Chalid

Mafia Migas Kelas Kakap di PT. PETRAL : APMAM Desak KPK Adili Inisial Muhammad Rizal Chalid

- in Migas
115
0

JAKARTA – Ratusan mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Pemuda Mahasiswa Anti Mafia (APMAM) hari ini menggelar aksi unjuk rasa menuntut KPK menetapkan inisial Muhammad Rizal Chalid

Muhammad Rizal Chalid di duga menjadi aktor utama mafia migas di PT. Petral yang di ketahui sudah di bubarkan oleh presiden pada 2015 lalu.

Menurut Afandi S, Koordinator Aksi dalam orasinya menyampaikan PT. Petral sudah lama di bubarkan oleh presiden pada 2015 lalu, namun masih terdapat mafia migas yang beroperasi hingga saat ini.

“PT. Petral sudah lama ditutup operasional nya, namun mafia migas yang di duga otak intelektual nya Muhammad Rizal Chalid masih berkeliaran, olehnya kami mendesak KPK untuk segera mengejar Muhammad Rizal Chalid untuk di periksa dan di adili sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku” Ucap Afandi di depan kantor KPK. Selasa, (15/10/2019)

Afandi S menyebutkan, KPK sudah memeriksa sejumlah petinggi PT. PETRAL yakni.. namun, KPK tidak memeriksa Muhammad Rizal Chalid yang menjadi aktor utama mafia migas di PT. Petral. Tambahnya

Sebelumnya, Afandi menyebutkan pihaknya sempat di perhadapkan dengan sejumlah kelompok preman saat berdemo di depan KPK yang diduga merupakan utusan dari Muhammad Rizal Chalid dan PT. Petral.

“Muhammad Rizal Chalid semakin menunjukkan ketakutan yang besar, sampai harus mengutus preman untuk menghadang kami melakukan aksi unjuk rasa di KPK” Terang Afandi

Selain, KPK masa APMAM juga mendesak presiden mengeluarkan surat instruksi kepada KPK untuk mengejar Muhammad Rizal Chalid atas dugaan kasus mafia migas di PT. Petral yang sebelumnya sudah di bubarkan oleh presiden karena di anggap merugikan negara triliunan rupiah.

“Kami mendesak pak presiden Joko Widodo untuk segera menyurati KPK untuk menangkap Muhammad Rizal Chalid terkait mafia migas di PT. Petral” Tutup Afandi di depan Istana Negara Jakarta

NONTOT JUGA VIDIONYA :

Facebook Comments