Peringati Tiga Tahun Nawacita Jokowi-JK, HMJ AP Unesa Gelar Seminar

Peringati Tiga Tahun Nawacita Jokowi-JK, HMJ AP Unesa Gelar Seminar

- in Daerah, Ekonomi, Kesra, Liputan Diskusi, Nasional, PolHum
13026
0

Surabaya-IndonesiaVisioner. Peringatan Tiga Tahun Jokowi-JK, hari ini, Rabu (25/10), Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial & Hukum Universitas Negeri Surabaya (HMJ-AP FISH UNESA) menggelar Semarak (Seminar Administrasi Publik). Mengusung tema “Pencapaian Keberhasilan Tiga Tahun Nawacita Jokowi-JK”, kegiatan yang bertempat di Aula LPPM Unesa ini berlangsung interaktif.

Pembicara pada seminar ini antara lain; Kapolrestabes Surabaya Kombespol M. Iqbal, S.IK.,M.H yang memaparkan keberhasilan nawacita Presiden Jokowi dari segi Keamanan khususnya di Surabaya dan Jawa Timur.

“Kepolisian saat ini berusaha untuk terus hadir ditengah-tengah masyarakat, berkomunikasi, membantu dan memberikan rasa aman”, ujarnya.

Dalam kesempatan ini, beliau juga menyampaikan upaya-upaya dan kegiatan harian kepolisian dalam menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap warga, mulai dari pagi hingga tengah malam dalam mewujudkan Nawacita Presiden Jokowi.

Selain Kapolrestabes, hadir pula Kepala Badan Pusat Statistik Kota Surabaya, Suparno, SE.,MM. Beliau menjelaskan bahwa tingginya tingkat pengangguran di suatu daerah dipengaruhi oleh kurangnya lapangan pekerjaan.

“…sebagai contoh kemampuan yang dimiliki oleh seorang adalah lulusan sarjana IT. Namun pekerjaan yang tersedia sebagai buruh pabrik. Orang tersebut tidak mau mengambil pekerjaan yang bukan keahliannya”, ujarnya kepada peserta seminar.

Kemudian beliau menambahkan, “hasil listing SE 2016 menunjukan adanya kenaikan sebesar 5,6 persen selama 10 tahun dengan kenaikan jumlah pertambahan usaha baru di Kota Surabaya”. Selanjutnya dia mengatakan “jumlah terbesar usaha baru didominasi oleh usaha makan dan minum. Dan berdasarkan kategori yang didominasi oleh perdagangan besar eceran (42,28 persen), penyediaan akomodasi makan dan minum (29,50 persen), dan industri pengolahan (7,50 persen).

Ketua Prodi Ilmu Ekonomi FE Unesa, Bapak Hendri Cahyono, SE.,ME sebagai pembicara ketiga melengkapi pemaparan materi dengan data-data perekonomian nasional. Ia menyampaikan.” Kemiskinan di era Jokowi cenderung mengalami penurunan, sehingga ketimpangan kesejahteraan masyarakat juga tereduksi. Sementara itu pengangguran mengalami penurunan berdasarkan tingkat dan jumlah, mengindikasikan peningkatan competitiveness dari tenaga kerja. Disisi lain, tingkat Inflasi yang rendah dan terkendali mampu menjaga daya beli masyarakat”.

Selain itu, “Pertumbuhan ekonomi yang tinggi menunjukan kesejahteraan masyarakat. Ditunjukan dengan banyaknya usaha yang menjadi tren adalah usaha teknologi finansial. Mulai sekarang kita semua harus bersahabat dengan teknologi, dan generasi milenial mempengaruhi pertumbuhan ekonomi saat ini dengan bertumbuhnya pelaku-pelaku usaha online”, pungkasnya.(akw-iv)

Facebook Comments