Emak-emak Joss EGP, Deklarasi Dukungan Untuk Joko Widodo

Emak-emak Joss EGP, Deklarasi Dukungan Untuk Joko Widodo

- in Nasional
119
0

Jakarta – Sekelompok emak-emak yang mengatasnamakan diri sebagai Emak-emak Joss EGP menggelar deklarasi dukungan untuk Joko Widodo melanjutkan program kerja sampai dua periode. Mereka menilai, Jokowi harus didukung untuk menuntaskan program pembangunan yang selama ini telah dikerjakan, termasuk infrastruktur.

“Karena baru pertama kali ini kita temui Presiden yang melakukan pembangunan bukan hanya di kota saja, namun pembangunan dilakukan secara merata terutama infrastruktur. Tidak hanya dilakukan di daerah pulau Jawa saja, juga dilakukan pada Indonesia wilayah timur dan lain sebagainya,” kata Dian kordinator lewat pesan elektronik yang terima awak media di Jakarta, Minggu  (2/9/2018).

Pembangunan infrastruktur menjadai salah satu aspek kuat mengapa mereka mendukung Jokowi 2 Periode. Menurut Diana, sepanjang proyek pembangunan infrastruktur yang dilankan oleh pemerintahan Jokowi saat ini, banyak kemudahan yang didapat oleh masyarakat.

“Semakin memudahkan distribusi kebutuhan satu daerah ke daerah lain yang semula sulit, tapi sekarang sudah sangat oke,” tuturnya.

“Mobilisasi orang juga smakin mudah, sehingga silaturahim antara orang dimudahkan, keeratan dan kekerabatan terjaga dengan baik, dan juga untuk kegiatan-kegiatan lain,” imbuhnya.

Karena faktor inilah yang ditegaskan kembali oleh Diana mengapa Emak-emak Joss EGP bersikeras untuk mendukung Jokowi 2 Periode.

Bahkan Diana juga mengatakan pihaknya akan terus mensosialisasikan program kerja khususnya inafrstruktur yang dijalankan Joko Widodo tersebut sebagai salah satu “senjata” agar Jokowi memimpin kembali dan merampungkan proyek infrastruktur tersebut.

“Di sinilah kami bersatu untuk menyatukan visi dan aksi berupaya untuk mencerdaskan dan membangun budi pekerti bagi anak maupun lingkup yang terkait dengan kehidupan kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, Diana juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menggunakan materi kampanye dan sosialisasi berupa hoax dan ujaran kebencian yang justru akan memperkeruh suasana demokrasi di Indonesia.

“Ya Agar terbangun generasi penerus maupun personal yang miliki kejernihan berpikir, realistis dan miliki integritas dalam menggapai kemandirian dan harkat banga kita,” tutupnya.

Facebook Comments