“PB HMI Banci” Tak Punya Arah dan Tujuan

“PB HMI Banci” Tak Punya Arah dan Tujuan

- in Nasional
337
0

Jakarta, Visioner.id_Perlakuan aparat kepolisian yang represif kepada mahasiswa, terutama kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang melakukan unjuk rasa diberbagai daerah, menjadi catatan penting bagi kualitas demokrasi yang saat ini dijalankan oleh Indonesia. Secara tegas, tindakan represif dilarang dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, maupun dalam Undang-Undang.

 

Sebagai organisasi tertua di Indonesia yang konsisten, mengawal kedaulatan bangsa dan negara, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berkewajiban untuk tetap menjaga budaya kritis, serta menjaga Independensinya sebagai organisasi. Kenapa harus begitu, karena HMI memiliki aturan main tersendiri, dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

 

Selain sudah memiliki usia cukup tua, HMI sebagai organisasi memiliki hirarki kekuasaan yang jelas, dari mulai tingkat Pengurus Besar (PB), Badan Koordinasi (Badko) Cabang dan juga Komisariat. Tentu saja, membudayakan kritisisme, menjaga marwah, serta mempertahankan Independensi butuh pembuktian dan pengejawantahan yang jelas !

 

Salah satu bukti kongretnya adalah, menjadi mitra kritisi bagi pemerintah. Dalam arti, mendorong kebijakan yang pro kerakyatan dan melawan kebijakan yang pro terhadap tirani, kami menyebutnya, Tirani atau Status Quo.

 

PB HMI Periode 2018/2020 saat ini, dari sejak dilantik dinilai belum berani merespon persoalan  nasional. Bahkan terkesan abai dan masa bodo. Padahal sejatinya, saat ini tidak sedikit persoalan sosial yang harus disuarakan oleh PB HMI. Misalnya soal yang masih hangat, adalah tindakan represif aparat kepada mahasiswa yang melakukan unjuk rasa.

 

Persoalan yang belum kering, adalah soal tindakan represif aparat kepolisian kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diberbagai daerah, yang melakukan unjuk rasa. Paling terbaru adalah di Bengkulu. Aparat kepolisian menangkap, mengintimidasi kader HMI Cabang Bengkulu. Apa sikap PB HMI ?. Diam, Masa Bodo, Ora Urus, Lain Urusan Aing !.

 

Itulah yang terjadi dalam tubuh Pengurus Besar HMI dibawah Kepemimpinan Respiratori Saddam Al Jihad. Diamnya PB HMI dalam menyikapi persoalan-persoalan diatas, telah membuktikan bahwasannya, Posisi PB HMI saat ini tidak jelas dan tak punya Arah !.

 

Menyikapi hal itu, kami Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat, meminta dan mendesak agar PB HMI bergerak, dan bersikap. Secara Institusi organisasi, PB HMI harus berani bersikap. Harus berkelamin, harus punya tujuan, dan jangan seperti Banci. !

 

Oleh karena itu kami HMI Cabang Ciputat meminta dan menuntut agar PB HMI: BERSIKAP ATAS TINDAKAN KEKERASAN DAN FENOMENA SITUASI NASIONAL. Kami dalam hal ini mengajak kepada semua kader HMI Cabang Ciputat, untuk mampir ke Kantor PB HMI. Kita ingatkan PB HMI, bahwasannya, Negara Sedang Genting !.

 

Koorlap.

Bidang PTKP HMI Cabang Ciputat.

Facebook Comments