BEM JAKARTA : Mahasiswa Harus Ambil Sikap Menjelang Pilpres 2019

BEM JAKARTA : Mahasiswa Harus Ambil Sikap Menjelang Pilpres 2019

- in Nasional
160
0

Jakarta – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa DKI Jakarta menggelar seminar dengan tema “Indonesia dan Jokowi. Apa Kata Mahasiswa…?” Kamis (20/12/18)

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Gren Alia Cikini ini, dinarasumberi oleh, Respiratori saddam Al Jihad (Ketua PB HMI), Jenderal TNI Dr. Moeldoko, S.IP. (Kepala Staff Presiden RI) yang diwakili oleh Deputi IV Kepala Staf Keperesidenan Eko Sulistyo, Nezar Patria ( Aktivis Reformasi ), Husnul Jamil ( Aktivis Mahasiswa), Beni Pramula (Presiden Asian-African Youth Goverment ).

Peserta yang hadir pada acara tersebut merupakan delegasi Badan Eksekutif Mahasiswa DKI Jakarta dan beberapa OKP Lainnya.

Abdul Hakil El Selaku Ketua Aliansi BEM DKI Jakarta, Mengajak Seluruh BEM DKI Jakarta untuk bersama sama mengawal Program-program Pemerintah yang pro terhadap rakyat dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu Hoax.

Selain itu, Hakim juga mengajak mahasiswa agar mendukung pemerintah guna memberantas korupsi, dan siap mengkritisi Pemerintah apabila melakukan kebijakan-kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat Indonesia. Abdul hakim dalam hal ini mengajak mahasiswa untuk berfikir kritis dan solutif menyelesaikan persoalan kebangsaan ini tidak hanya cukup dengan melakukan aksi demonstrasi, namun narasi dan opini dalam media sosial juga mempunyai pengaruh yang sangat luar biasa di kalangan masyarakat pada umumnya. Ungkap Hakim.

Ketua pelaksana Novan Ermawan (presiden mahasiswa universitas azzahra) dalam hal ini juga mengajak kawan kawan mahasiswa untuk mengambil sikap menjelang pilpres dan tentunya kita yang tergabung dalam 17 kampus se Jakarta akan mengawal pemerintah yang sah sekrang ini.

“saya selaku panitia mengajak kawan-kawan-mahasiswa untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap capaian pemerintah dari sektor infrastrutur, BBM satu harga, Freeport 51% milik kita, Ini merupakan bukti nyata kerja pemerintah dalam rangka membangun bangsa dan negara ini”. Ungkap novan

Deputi IV Kepala Staf Keperesidenan Eko Sulistyo juga menyampaikan bahwasanya pemerintah akan fokus di tahun 2019 untuk membangun sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi dan keahlian, karena pendidikan vokasi sangat penting dalam menunjang produktivitas masyarakat indonesia.

Facebook Comments