AKSI JILID II : APMAM Desak Jokowi Copot Budi Karya

AKSI JILID II : APMAM Desak Jokowi Copot Budi Karya

- in Nasional
668
0

JAKARTA – Puluhan mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Pemuda Mahasiswa Anti Mafia (APMAM)  kini kembali menggelar aksi protes atas kenaikan Harga Tiket Penerbangan Pesawat Indonesia yang kian semakin tinggi.

Ketua APMAM Afandi S dalam pernyataan orasi singkatnya menyatakan bahwa harusnya tiket pesawat yang sebelumnya tinggi, sudah stabil kembali. Namun hal sebaliknya justru sampai saat ini, stabitas harga pesawat justru meningkat tinggi.

“iya, sebelumnya tiket pesawat tinggi dikabarkan akan stabil atau normal kembali, namun ternyata hal sebaliknya. Apalagi ini mau memasuki bulan suci ramadhan harusnya tiket sudah seperti biasa” Ungkap Afandi di depan kantor kementrian perhubungan RI, Kamis, (4/04/19)

Selain itu, pihaknya juga menghimbau agar pemerintah memberikan sikap tegas terkait harga tiket di setiap maskapai penerbangan pesawat. “Pemerintah harus bersikap tegas soal ini” tambahnya

Senada disampaikan Jibril T (koordinator aksi) saat dimintai keterangan menyatakan bahwa tiket penerbangan pesawat harusnya sinergis dengan masyarakat, bukan malah menyusahkan dan menghambat perjalanan pada masyarakat.

“Resah pasti, bagaimana tidak semua tiket di maskapai penerbangan pesawat mahal dan tidak seimbang pada kebutuhan masyarakat secara umum. Tutur Jibril

Pun juga, mereka mendesak agar presiden Jokowi mencopot menteri perhubungan. Pasalnya menteri perhubungan Budi Karya Sumadi, karena dianggap tidak betul dan serius dalam menerapkan konsep nawacita.

“Kami akan selalu kawal, sampai harga tiket stabil seperti semula, dan kami desak pak jokowi untuk copot menteri perhubungan Budi Karya Sumadi” Pungkasnya

Adapun tuntutan mereka Aliansi Pemuda Mahasiswa Anti Mafia (APMAM) Mendesak :

  1. Mendesak Kementerian Perhubungan RI untuk segera mencopot Dirjen Perkembangan pesawat, karena dianggap telah melewati kewenangan dan batas kewajaran dengan meningkatnya harga pasaran penerbangan udara yang melambung tinggi hingga menyusahkan masyarakat banyak.
  2. Kementrian Perhubungan RI segera melakukan peneguran Hukum atas ketidakberesan mekanisme pelayanan publik yang terjadi pada maskapai penerbangan udara.
  3. Bila hal demikian tidak mampu di atasi oleh Menteri Perhubungan RI, Maka Presiden RI Joko Widodo Segera mencopot Menteri Perhubungan RI karena dianggap tidak lagi sinergis dengan kebutuhan pasar dan kebutuhan masyarakat banyak.

Facebook Comments