Social Control: Mahasiswa Kemana?

Social Control: Mahasiswa Kemana?

- in Opini
90
0

Mahasiswa menurut pengertian KBBI, adalah pelajar perguruan tinggi serta dalam struktur pendidikan tertinggi diantara yang lainnya. Tentu saja hal itu benar adanya karna telah menyandang kata Maha yang artinya Besar, atau jika kita logikan mahasiswa merupakan tahapan tertinggi, terbesar setatusnya di ranah pendidikan.

Menurut Knopfemacher, mahasiswa adalah seorang calon sarjana yang dalam keterlibatannya dengan perguruan tinggi yang didik dan diharapkan untuk menjadi calon-calon yang intelektual. Setiap mahasiswa di tuntut memiliki peran dan fungsi sebagaimana title yang di sandangnya yaitu: Guardian Of Value, Agent Of Change, Moral Force dan Social Control.

Guardian Of Value mahasiswa memiliki peran dalam menjaga nilai-nilai masyarakat yang kebenarnya mutlak: kejujuran, keadilan, gotong royong, integritas, empati, yang di tuntun mampu berfikir secara ilmiah tentang nilai-nilai yang mereka jaga. Dan bukan hanya itu saja, mahasiswa juga sebagai pembawa, penyampai, serta penyebar nilai-nilai itu sendiri.

Agent Of Change mahasiswa juga sebagai penggerak yang mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi, dengan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi, maka mahasiswa melakukan peran ini melalui berbagai ilmu, gagasan, serta pengetahuan yang mereka miliki.

Moral Force Mahsasiswa dengan tingkat pendidikannya yang paling tinggi diwajibkan untuk memiliki moral yang baik pula. Tingkat intelektual seorang mahasiswa akan disejajarkan dengan tingkat moralitasnya. Ini yang menyebabkan mengapa mahasiswa menjadi kekuatan dari moral bangsa yang diharapkan dapat menjadi contoh dan penggerak perbaikan moral pada masyarakat.

Sedangkan, Social Control mahasiswa melalui kemampuan intelektual, kepekaan sosial serta sikap kritisnya, diharapkan mahasiswa mampu menjadi pengontrol sebuah kehidupan sosial pada masyarakat dengan cara memberikan saran, kritik serta solusi untuk permasalahan sosial masyarakat ataupun bangsa.

Diantara beberapa peran dan fungsi mahasiswa diatas, sikap kemahasiswaan yang benar-benar dibutuhkan saat ini ialah terdapat pada peran Sosial Control. Dimana dominan mahasiswa era milenial saat ini seakan mengalami degradasi kesadaran, bungkam dan seakan tuli akan panasnya konflik akhir-akhir ini yang tentu saja perannya sangat di butuhkan dalam perubahan sosial. Mahasiswa seakan menjadi fashion beralmamater tanpa jasa, mengheningkan suara teriakan sendiri yang seharusnya menjadi suara rakyat yang tertindas. Sangat miris rasanya jika mahasiswa membiarkan konflik membumi di setiap hari tanpa ada gerakan nyata, padahal mahasiswa diruang sejarah memiliki sub-bab yang sangat baik.

Ketika kita Flashback pada bulan mei tahun 1998 dulu, ratusan mahasiswa berhasil mendesak Presiden Soeharto untuk mundur dari jabatannya sebagai presiden. Tentu ini ialah garis terbaik tercapainya peran mahasiswa yang sebenarnya. Oleh sebab itu, langkah besar yang di ambil oleh mahasiswa tidak hanya duduk dan menamu di kelas kampus saja. Akan tetapi, harus mampu memberikan kontribusi perubahan yang signifikan pada kondisi sosial di indonesia saat ini. Dan juga implementasi dari seorang mahasiswa ialah mempunyai keberanian dan ketulusan untuk melawan tirani.

Mahasiswa milenial tidak boleh mati moral apalagi menghilangkan jejak leluhur bangsa indonesia di dimensi perjuangan. Dimana mahasiswa harus sadar diri dengan mengedukasi masyarakat dengan keilmuan kita dan menunjukkan peran dan fungsi mahasiswa yang sebenarnya.

*Penulis adalah Ayu Latifah kader HMI Cabang Pamekasan Komisariat IAIN Madura

Facebook Comments