Dr. Ir. Nusa Sebayang, MT: Salurkan Strategi dan Motivasi untuk Mahasiswa FTSP

Dr. Ir. Nusa Sebayang, MT: Salurkan Strategi dan Motivasi untuk Mahasiswa FTSP

- in Pendidikan
56
0

Visioner.id, Malang – Selama menjadi seorang pendidik di kampus ITN Malang yang kita cintai ini tentu pribadi kita merasa banyak perubahan yang telah terjadi di ITN Malang. Beda saat zaman dulu, dari metode belajar yang dulu hingga sekarang itu betul-betul jauh berbeda. Pasalnya inilah yang dinamakan revolusi industri 4.0, segalanya berbaur dengan teknologi yang dulunya masih dengan konvensional sekarang kita dituntut harus memahami digitalisasi.

Begitulah yang dikatakan oleh Dekan FTSP ITN Malang Dr. Ir. Nusa Sebayang, MT yang ditemui oleh wartawan visioner diruangannya. Pada hari, Senin (03/12/2018) pukul 14.36 WIB.”

Menurut Dr. Ir. Nusa Sebayang, MT yang sebagai Dekan FTSP ITN Malang, “agar maju dan unggul dari pada yang lain maka kita harus berikan kepuasaan kepada stackholders yakni kepada mahasiswa, dosen dan pihak-pihak terkait. Dalam era sekarang ini kita harus memiliki keunggulan. Kita harus asa kompetensi kepada seluruh mahasiswa. Menciptakan strategi yang sesuai dengan kondisi zaman sekarang agar kemudian bisa maju dan sukses berkelanjutan.” Tegasnya.

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) akan mampu menjadi lebih unggul dan maju ketika kita semua memiliki kesadaran dari masing-masing pribadi kita, baik dari mahasiswanya, dosen, dan pihak-pihak civitas FTSP ITN Malang. Rasa malas itu harus dilawan, masa muda menjadi mahasiswa itu tidak boleh seperti itu. Punya semangat belajar yang tinggi itulah mahasiswa. “Kuliah itu jangan jadikan suatu keterpaksaan, harus dengan niat untuk mendapatkan ilmu“. Tegas Dr. Ir. Nusa Sebayang, MT yang sebagai Dekan FTSP ITN Malang.

Dosen pun harus menciptakan metode-metode pengajaran terhadap mahasiswa agar tidak terjadi kejenuhan. Terpenting mahasiswa mampu memahami apa yamg disampaikan oleh pengajar. Memantau perkembangan mahasiswanya, apa yang kurang dari mahasiswa ini mungkin ada indikator-indikator yang membuat mahasiswa ini nilainya menjadi menurun ataupun sebaliknya. Era revolusi 4.0 adalah sebuah perkembangan yang sangat pesat maka dari itu sebagai pendidik harus mampu merubah metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa hari ini. Sehingga dosen dan mahasiswa itu seharusnya menjadi kawan belajar (sama-sama belajar). Terjadi diskusi proaktif antara dosen dan mahasiswa. Katanya.

Lanjutnya, kita akui memang pada zaman dulu berbicara pendidikan masih sangat jauh dari yang sekarang ini. Dulu kita sebagai pendidik masih dituntun untuk mengikuti pola belajar dari dosen-dosen yang tua (senior). Tapi sekarang mahasiswa bebas untuk mencari ilmu yang nanti mampu diimplementasikan di ruangan kuliah khususnya lagi ke masyarakat, bangsa, dan negara. Tambahnya.

Dr. Ir. Nusa Sebayang, MT mengharapkan semoga kita semua yang ada civitas akademik saling menopang demi terciptanya kualitas dan integritas di ITN Malang sehingga menjadi unggul di mata bangsa Indonesia. (Rhez).

Facebook Comments