Larangan Peliputan Lembaga Pers Mahasiswa pada Kegiatan Pesmaba FISIP Universitas Muhammadiyah Malang

Larangan Peliputan Lembaga Pers Mahasiswa pada Kegiatan Pesmaba FISIP Universitas Muhammadiyah Malang

- in Pendidikan
325
0

MALANG – Lembaga Pers Mahasiswa Islam, Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (LAPMI HMI ISIP UMM), mendapatkan persetujuan tidak menyenangkan oleh panitia. Penerimaan Mahasiswa Baru (PESMABA) FISIP UMM.

Pasalnya, diizinkan panitia tidak dapat mengizinkan pelapor dari LAPMI untuk melakukan kegiatan peliputan PESMABA Fakultas. Diketahui, pembukaan kegiatan PESMABA itu dimulai pada Senin, (2/9/2019)

Kejadian itu bermula saat Seno Abdul Khomar selaku Direktur Utama LAPMI HMI ISIP UMM, mencoba konfirmasi panitia PESMABA Fakultas melalui pesan Whatsapp untuk melakukan peliputan. Namun, jawaban dari panitia ini bikin “geleng kepala”.

“Divisi Humas (Panitia PESMABA), mengirim jika harus mengirim surat izin terlebih dahulu sebelum meliput, dan juga Divisi Humas harus memiliki daftar media yang berhubungan dengan waktu peliputannya,” kata Seno melalui pesan singkatnya, Malang, Senin (2/9)

Respon panitia itu bermula setelah Seno melakukan komunikasi dengan Ketua Pelaksana PESMBA FISIP UMM, yang juga merupakan Wakil Gubernur Mahasiswa FISIP.

“Tetapi dalam komunikasi yang terjadi pagi tadi, Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa semua bentuk penginformasian harus melalui Divisi Humas,” tuturnya

Lebih lanjut, setelah melakukan komunikasi dengan panitia Divisi Humas. Panitia tersebut kemudian mengatakan, lembaga pers mahasiswa tidak bisa meliput kegiatan PESMABA tanpa adanya surat izin.

Tidak hanya itu, panitia yang tidak disetujui itu juga mengatakan, media yang sudah terkonfirmasi telah melakukan Pertemuan Teknis bersama panitia.

“Panitia memiliki daftar Media Massa yang akan meliput jadwal kunjungan peliputan. Menurut Keterangan Divisi Humas PESMABA FISIP UMM 2019 bahwa seluruh Media tersebut telah melakukan Pertemuan Teknis,” ucap Seno menerima pesan Whatsapp panitia tersebut.

Atas kejadian tersebut, Seno mengatakan pihaknya mengecam tindakan keras pelarangan peliputan oleh pihak panitia. Hal itu menurutnya menentang dengan UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Apa yang dilakukan LAPMI ISIP UMM adalah bagian dari pemenuhan peran selaku Lembaga Pers. Kami ingin meliput dengan maksud meminta penjelasan tentang desain PESMABA tahun ini, karena memang banyak hal yang baru yang terjadi, dan yang dilaporkan pada tahun-tahun sebelumnya,” jelas Seno

“Jadi, pelarangan untuk meliput itu menjadi janggal, mengambil UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Belum lagi, kemerdekaan Pers adalah bagian dari Hak Asasi Manusia,” tandasnya

Seno juga menjelaskan, sebagai Mahasiswa FISIP UMM, meminta seluruh panitia PESMABA menilai bahwa Media Massa adalah salah satu pilar Penting dalam Demokrasi.

“Pelarangan ini menimbulkan kesan bahwa, hal ini dilakukan sebagai bentuk pengendalian Informasi yang dilakukan Panitia PESMABA FISIP UMM 2019,” tegas Seno. (Tm) .

Facebook Comments