Menakar Kekuatan Pemuda di Tahun Politik 2019, Gema MA Jawa Timur Mengadakan Islamic Youth Conference 2019

Menakar Kekuatan Pemuda di Tahun Politik 2019, Gema MA Jawa Timur Mengadakan Islamic Youth Conference 2019

- in Peristiwa
139
0

Visioner.id, Jatim – Pemuda merupakan generasi penerus sebuah bangsa, kader bangsa, kader masyarakat dan kader keluarga. Pemuda juga berperan dalam perang kemerdekaan untuk merebut Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Adalah Bung Tomo, seorang pemuda bersama arek-arek Surabaya.

Pada 10 November 1945, di Kota Surabaya, Bung Tomo telah memimpin perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing, setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Merupakan pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah revolusi Nasional Indonesia, yang menjadi simbol nasional perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

Terlebih lagi Peran pemuda penting dalam dunia politik saat ini sangat menentukan arah politik negara ke depan. Apalagi menjelang pesta demokrasi 2019 beberapa bulan ke depan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Generasi Muda Mathlaul Anwar Jawa Timur Fahmi Ismail menegaskan peran pemuda sangat dibutuhkan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Dengan jumlah pemuda Di Indonesia itu diperkirakan 14 juta, sehingga peran pemuda cukup besar.

Lanjutnya “di tengah pergulatan perebutan simpati kaum milenial, sesungguhnya ada sesuatu yang penting, yakni membangun nalar kebangsaan di kalangan kaum muda. Peran dan suara kaum muda dan organisasi ekstra kampus terhadap isu politik akhir-akhir ini dinilai menyurut. Sehingga kaum muda harus lebih produktif dalam mendorong gagasan-gagasan cerdas dalam pilpres maupun dalam pembangunan bangsa ini ke depan.

Ya, banyak cara yang bisa dilakukan kaum muda di Pilpres 2019. Salah satunya, mengkampanyekan Pilpres yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan melakukan gerakan kolektif melawan hoax. Kaum muda diingatkan supaya mampu memastikan pilpres merupakan kontestasi dalam wadah kebangsaan yang mengedepankan pertarungan visi dan misi para pemimpim bangsa. Kaum muda harus menolak dan melawan Pilpres yang menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan seperti menggunakan isu terlarang (Sara) dan menyebarkan hoax yang bisa memecah belah bangsa.tutur pria yang disapa Fahmi. (Cpl).

Facebook Comments