Polemik Penyanderaan WNI Wakatobi, Pemprov Sulawesi Tenggara di Minta Mengambil Sikap

Polemik Penyanderaan WNI Wakatobi, Pemprov Sulawesi Tenggara di Minta Mengambil Sikap

- in Peristiwa
299
0
Ketua Umum HMI Komisariat Fikom Korkom UMI

Visioner.id, Jakarta – Ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fikom Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yakni Dirman, yang juga merupakan warga Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra menyatakan sikap terkait informasi dua WNI asal Wakatobi yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina pada Desember lalu 2018.

Hariadi dan Hery Warga Negara Indonesia (WNI) Desa Kalimas Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi yang dikabarkan disandera diperairan Sandakan, Malaysia dinanti keluarganya untuk dibebaskan. Dua WNI terancam dibunuh bila pemerintah RI tidak memberikan tembusan, hal ini menuai respon.

Dalam sebuah pernyataan, Dirman mengatakan  Pemprov Sulawesi Utara untuk prihatin dan tidak lambat menyatakan sikap tegas dengan kabar penyanderaan dua WNI yang berdomisili di Sulawesi Tenggara itu “segera kembali” ke Indonesia.

Saya berharap Pemprov prihatin dan tidak lambat menyatakan sikap tegas kepada Presiden RI untuk menyelasikan persoalan kemanusiaan terhadap kabar dua WNI yang berdomisili di Sultra, mereka harus segera kembali ke Indonesia.” Tuturnya pada hari Rabu, (20/02/2019) saat dihubungi melalui via WA.

Kabar yang saat ini beredar ia khawatirkan akan merusak kepercayaan warga Negara yang mencari nafkah keluarganya di Luar Negeri.

Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri kedutaan Indonesia di Malaysia dan Filipina segera kembali menginformasikan keamanan dan kenyamanan WNI yang merantau di luar Negeri agar warga Negara tidak takut dan khawatir. Lanjut ungkapnya.

Di akhir harapanya, menegaskan Presiden Republik Indonesia untuk pemerintahkan pendalaman informasi untuk pembebasan sandera. (Adt).

Facebook Comments