Peringati Hari Kelahiran Pancasila: Mytha Maya Santi Ajak Generasi Millenial Jangan Lupakan Sejarah

Peringati Hari Kelahiran Pancasila: Mytha Maya Santi Ajak Generasi Millenial Jangan Lupakan Sejarah

- in Peristiwa
224
0

MALANG – Pancasila adalah ideologi yang hidup di tengah-tengah masyarakat. Sebagai ideologi yang hidup, Pancasila benar-benar dicintai masyarakat. Karena itu masyarakat mau berkorban untuk memiliki ideologi yang sangat kuat untuk Indonesia.

Hal itu dikatakan Oleh Mytha Maya Santi calon Senat Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang daerah Pemilihan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM saat ditemui di Media Center Badan Pemenangan Millenial di jalan Raya Sengkaling, Dau, Malang, Jum’at, (31/06).

“Kita akhirnya membela Indonesia. Bisakah kita membela Indonesia kalau kita tidak cinta pada Indonesia? Tentu tidak bisa. Kalau kita mencintai negeri kita, pasti kita akan bela. Dengan rasa cinta, pasti kita akan membela apa yang kita cintai,” kata Mytha.
Kata dia, sejak awal Pancasila adalah ideologi yang membuat kita semakin mencintai Indonesia. Untuk itu dia menekankan pentingnya untuk mengenal Indonesia.

“Dengan mengerti tentang keseluruhan Indonesia baik geografi, demografi, sejarah, dan potensinya maka kita akan cinta pada Indonesia,” ucapnya

Lanjutnya “Para pendiri bangsa memberi contoh dan teladan bagaimana membela Indonesia tanpa memandang kepentingan kelompok, golongan, perbedaan latar belakang politik, suku, agama,”.

Sejarah tentang bagaimana pendiri bangsa mencintai dan membela Indonesia, lanjut Timbul, akan berulang pada generasi-generasi berikutnya. Mencintai dan membela Indonesia dari segala bentuk ancaman dari dalam maupun luar negeri oleh para pendiri bangsa pada masa lalu, sekarang pun bisa terulang.

Namun ia menyayangkan seringkali generasi milenial ‘zaman now’ sudah lupa dengan sejarah Indonesia. Padahal sejarah itu bisa menjadi rujukan bagi generasi milenial untuk mengetahui asal muasal bela negara itu.

“Kalau kita tidak mempunyai pemahaman yang kokoh dan kuat tentang ideologi negara, sejarah negara, kemudian kewajiban terhadap negara, maka bisa memunculkan kebimbangan. Sangat penting untuk mengingat apa yang dikatakan Bung Karno, yaitu Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ujarnya. (Adt).

Facebook Comments