Mendukung Revisi UU KPK, Aliansi Mahasiswa Peduli KPK Yogyakarta Melakukan Aksi Damai di depan UII

Mendukung Revisi UU KPK, Aliansi Mahasiswa Peduli KPK Yogyakarta Melakukan Aksi Damai di depan UII

- in Peristiwa
78
0

YOGYAKARTA – Sekelompok mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan kampus Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Mereka meminta agar segera DPR mengesahkan RUU KPK dan tidak menyudutkan anggota pansel calon pimpinan KPK.

Dalam beberapa bulan ini panitia seleksi KPK telah menetapkan 10 Calon pimpinan KPK yang akan diserahkan ke presiden dan selanjutnya akan dipilih oleh DPR namun perjalanan Panitia seleksi KPK mengalami banyak kendala yang dilakukan oleh beberapa oknum yang menghambaty serta menggaap remeh kinerja tim seleksi. Menurut Rosi salah satu Orator yang melakukan aksi di depan kampus Universitas Islam Indonesia, pada hari Selasa, (10/09/2019).

Lanjutnya Rosi, selain itu dalam beberapa pekan terakhir DPR RI membahas Revisi UU KPK dan mengalami banyak hambatan dan penolakan dari berbagai elemen. Maka dari itu kami dari ALIANSI MAHASISWA PEDULI KPK YOGYAKARTA melakukan aksi damai Adapun tuntutannya :

1. Mendukung DPR RI untuk segera mengesahkan dan menyelesaikan RUU KPK
2. KPK bukan Malaikat, sebagai mahasiswa Mendukung KPK untuk tetap bekerja sesuai aturan yang ada dan tidak ada intervensi dari kelompok-kelompok asing manapun
3. Sebagai agen of social Kontrol kami mengajak seluruh kaum akademisi (mahasiswa, dosen, pengamat dll) agar tidak melakukan gerakan yang dapat mengganggu stabilitas negara dan kinerja DPR dalam mengesahkan UU.

Oleh karena itu kami meminta kepada presiden untuk tetap mendukung hasil kinerja dari panitia seleksi dan jangan takut pada tekanan dari kelompok kelompok eksklusif yang akan kehilangan privilagge nya sebagai pegawai KPK jika ada perubahan ke arah lebih baik. Dan kami mengajak seluruh elemen masyarakat indonesia untuk bersatu membersihkan KPK dari kelompok eksklusif tersebut sehingga korupsi bisa dihapuskan dari bangsa ini. Tuturnya dalam aksi tersebut. (Adt).

Facebook Comments