Mahasiswa Mendesak KPK Segera Usut Tuntas Megaproyek Kementrian ESDM EBTKE

Mahasiswa Mendesak KPK Segera Usut Tuntas Megaproyek Kementrian ESDM EBTKE

- in PolHum
4216
0

Jakarta– Jaringan Mahasiswa Peduli Ebergi menilai berbagai proyek energi baru dan terbarukan (EBT) memiliki potensi terjadinya korupsi. Sebab itu, lembaga penegak hukum pemerintah bekerja sama terkait pengawasan untuk mencegah terjadinya aksi korupsi dalam berbagai proyek energi.

“Semua proyek pengadaan barang dan jasa EBT punya potensi korupsi. Karena itu EBT harus berikan rambu-rambu prevention (agar tidak menimbulkan tindak korupsi),” ujar Wakil Ketua umum Mahasiswa Peduli Energi Coki Albim, Saat Konferesi Pers di Jakarta, Selasa (10/4)

Kami dalam konpers ini melihat adanya laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang harus ditindaklajuti. Karena dari hasil temuannya terdapat 142 proyek energi baru terbarukan (EBT) senilai Rp 1,17 triliun yang mangkrak. Proyek-proyek yang mangkrak itu didanai oleh APBN, dan dikerjakan pada kurun waktu 2011 hingga 2017. Menurut data BPK, ada 708 proyek pembangkit listrik EBT pada 2011-2017 dengan nilai total Rp 3,155 triliun. Tapi hanya 566 proyek dengan nilai Rp 1,98 triliun yang telah diserahterimakan kepada pemerintah dalam Berita Acara Serah Terima (BAST).

“Beberapa bulan kemaren telah terjadi penahanan tiga pegawai Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) oleh Kejaksaan terkait kasus korupsi pembangunan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) sebesar Rp12 miliar di Teminabuan, Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat,” Ungkap Coki.

Ketiga tersangka yaitu EMT, AS dan ET sudah ditahan dan dititipkan di LP Abepura, Kota Jayapura. Modus yang dilakukan ketiga tersangka ialah mencairkan seluruh dana yang dialokasikan untuk pembangunan PLTMH yang dananya dialokasikan Kementerian ESDM tahun 2013 sebesar Rp12 miliar. Akibatnya, negara diduga dirugikan sebesar Rp11,1 miliar karena pembangunan PLTMH tidak dilaksanakan sesuai rencana.

“Ini menandakan Proyek EBT bagian dari permainan mafia energi ESDM. Dari awal sudah diingatkan Proyek dengan trilliunan rupiah terindikasi menjadi bancakan petinggi KESDM EBTKE,” katanya.

KPK segera periksa kementrian terkait dan bisa semuanya diperiksa demi terjaganya dari praktek KKN dan kerugian semakin besar di Proyek EBT.

Dalam konpers nya ada poin yang disampaikan Mahasiswa Peduli Energi, menuntut :

1. KPK, Polri dan Kejaksaan Usut Tuntas Megakorupsi di ESDM EBTKE.

2. Kasus-kasus megakorupsi di tubuh ESDM EBTKE terindikasi melibatkan petinggi ESDM yang sampai saat ini belum tersentuh hukum.

3. Dirjen ESDM EBTKE Mulyana Dan petinggi KESDM EBTKE terindikasi KKN projek mangrak Dan merugikan trilliunan uang negara.

4. Adili Dirjen Rida Mulyana Seret ke meja pengadilan.

Jakarta, 10 April 2018
MAHASISWA PEDULI ENERGI

Facebook Comments