GPPN Kembali Tantang KPK Untuk Periksa Menteri BUMN

GPPN Kembali Tantang KPK Untuk Periksa Menteri BUMN

- in PolHum
910
0

Jakarta – Korupsi merupakan bahaya laten yang kini semakin menjamur bukan hanya di tingkat pusat bahkan hingga ke pelosok daerah indonesia. Korupsi pula menjadi Kejahatan hukum luar biasa yang harus di lawan oleh lembaga hukum dan rakyat agar terciptanya negara yang bersih dan aman dari perilaku korup di bangsa ini. Begitulah paparan koordinator Aksi GPPN Muhammad yahya Saat melakukan aksi di depan kantor KPK.

Mereka menuntut KPK bersikap tegas memanggil dan memeriksa Rini Soemarno yang terindikasi terlibat dalam kasus lelang ulang Bandara Kulon Progo yang merugikan negara hingga milyaran rupiah.

“KPK sebagai lembaga hukum yang independen dan berfungsi sebagai penegak hukum atas kasus korupsi di bangsa ini, maka KPK jangan sampai menjadi lembaga tempatnya pelindung koruptor terutama atas terutama dugaan korupsi yang saat ini menyeret menteri BUMN Rini Soemarno” Kupas yahya Saat bertemu awak media Jumat, (10/18) siang tadi

 

Karena diduga Rini Soemarno menjadi aktor yang memiliki andil untuk intervensi adanya korupsi dalam kasus lelang ulang Bandara Kulon Progo” sambungnya lagi

Selain Rini Soemarno yang menjadi sasaran aksi mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda-Pemudi Nusantara itu kepada KPK, mereka juga mendesak KPK agar memanggil Direktur Utama (Dirut PT Pembangunan Perumahan (persero) Tbk yang juga diduga terlibat dalam praktek KKN pelelangan ulang bandara NYIA Kulon progo.

“Kami juga mendesak KPK memanggil Dirut PT. Pembangunan Perumahan ( persero) Tbk yang juga diduga terlibat dalam praktek KKN pelelangan ulang bandara NYIA Kulon progo” Tegas Yahya

Sebelumnya yahya juga menyampaikan Presiden Jokowi agar fokus pada poin ke 4 Nawa Citanya yakni “Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya”.

“Penegakan hukum atas pelaku korup adalah bagian missi utama presiden Jokowi, maka Presiden berhenti memelihara kabinet kerjanya yang tersangkut dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang salah satunya Menteri BUMN Rini Soemarno. Pungkasnya

Facebook Comments