Menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Gema MA Malang Raya Dorong Pemuda Kawal Pelantikan

Menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Gema MA Malang Raya Dorong Pemuda Kawal Pelantikan

- in PolHum
59
0

MALANG – Pelantikan Presiden sesuai rencana akan diselengarakan pada 20 Oktober 2019. Generasi Muda Mathlaul Anwar Malang Raya mengadakan “Youth Conference” yang mengusung tema “Reposisi Pemuda dalam menghadapi Arus Politik Nasional”.

Ketua DPD Gema MA Malang Raya Achmad Faizal mengatakan bahwa menjadi kesepakatan negara demokrasi bahwa pemimpin telah dipilih rakyat, sosok Jokowi sebagai pemenang telah disahkan KPU secara konstitusi dan akan dilantik 20 Oktober 2019.

“Kami menilai Jokowi Maruf adalah sosok yang demokratis, maka kami konsisten akan menjaga dan mengawal sampai pelantikan,” kata Faisal

Terkait dinamisasi yang terjadi menjelang pelantikan, terutama banyaknya seruan aksi demontrasi, pihaknya tidak mempermasalahkan karena Indonesia juga bagian negara demokrasi yang menjamin kebebasan berpendapat dimuka umum.

“Teman-teman mahasiswa berdemonstrasi menolak RUU KUHP, UU Perubahan KPK, itu wajar karena menurut mereka ada yang kurang pas, itu juga bagian dari demokrasi,” katanya.

Namun begitu, jika demontrasi yang berkembang justru mengalihkan pada isu penggagalan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih adalah salah besar.

“Kalau Jokowi salah soal pemilu, ada tempatnya di MK, tapi di MK sudah menetapkan bahwa Jokowi tanpa curang dalam persidangan MK. Ini sudah legitimate,” terangnya.

Bahwa paslon Jokowi-Maruf Amin adalah sosok demokrasi karena rakyat Indonesia yang memilih melalui proses pemilu yang panjang oleh lembaga independen.

“Sepakat mengawal dan menjaga Jokowi-Maruf Amin sampai 20 Oktober sebagai bentuk tanggung jawab dan berdoa supaya Allah melindungi dan meridloi,” ucapnya kembali.

Lanjutnya “dan kami tetap mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk pemuda untuk kawal dan menjaga stabilitas dan keamanan negara”. (adt).

Facebook Comments