Bukti Lengkap Skandal Penipuan Ijazah, Aliansi Masyarakat Desa Larat Anti KKN Seret Kadesnya ke Ranah Hukum

Bukti Lengkap Skandal Penipuan Ijazah, Aliansi Masyarakat Desa Larat Anti KKN Seret Kadesnya ke Ranah Hukum

- in PolHum
220
0
Surat Laporan dari Kepolisian Maluku Tenggara, 8 Juni 2020

Visioner.id, Maluku Tenggara –  Aliansi Masyarakat Desa Larat Anti KKN mendatangi Polres Maluku Tenggara guna melaporkan dugaan penggunaan surat keterangan pengganti ijazah palsu Kepala Desa Larat Hj. Maryam Roroa yang digunakani untuk pencalonan dirinya menjadi Kepala Desa beberapa waktu lalu. Laporan ke aparat kepolisian berhasil tersampaikan pada Senin, (8/06/2020).

Dalam laporannya Nanang Somar yang menjadi kordinator gerakan tersebut menegasakan bahwa Hj. Maryam Roroa Kades Larat tidak pernah tamat sekolah pendidikan guru agama (PGA) karena sesuai data sekolah dan kementrian agama Kabupaten Maluku Tenggara nama Hj. Maryam Roroa tidak ada namun Kades Larat yang juga saat ini dilaporkan ke kejaksaan negeri Tual dalam dugaan kasus korupsi kolusi dan nepotisme itu berkilah dengan alasan bahwa ijazahnya hilang pada saat kerusuhan tahun 1999 padahal faktanya yang bersangkutan tidak pernah lulus sekolah. Lantas dirinya nekat membuat keterangan palsu untuk memperoleh surat keterangan kehilangan dari polres Maluku Tenggara sebagai syarat untuk mendapatkan surat keterangan penganti ijazah. Jelasnya sang Koordinator gerakan.

Somar menambahkan dalam surat keterangan pengganti ijazah untuk lulusan PGA saat itu mestinya dikeluarkan oleh kementerian agama bukan dinas pemuda dan olahraga, namun berbeda dengan surat keterangan pengganti ijazah milik Hj. Maryam Roroa yang dikeluarkan oleh dinas pemuda dan olahraga Maluku Tenggara, meski yang bersangkutan ngakunya lulusan PGA, Ini saja sudah keliru. Tambahnya pada hari Senin, 8 Juni 2020 saat diwawancarai langsung oleh awak media.

Kami mengharapkan Polres Maluku Tenggara untuk segera memproses ini secara objektif, karena kami punya selutuh bukti. Kami pun berharap agar seluruh masyarakat ketika ingin meraih sebuah kekuasaan maka dapatkanlah dengan cara yang elegan, artinya bersih tanpa ada kasus-kasus yang dapat mencederai diri pribadi”. Harapnya. (Adt).

Facebook Comments