Didesak Terbitkan Sprindik, KPK Akan Umumkan Status Hukum Bupati Bursel

Didesak Terbitkan Sprindik, KPK Akan Umumkan Status Hukum Bupati Bursel

- in Daerah, Nasional, Peristiwa
753
0
Aksi Unjuk Rasa GARDA BURSEL JAKARTA di depan Kantor KPK RI Kuningan Jakarta Selatan, (02/07/2020)

Jakarta – Mahasiswa & Pemuda kabupaten Buru Selatan Jakarta menggelar Aksi Unjuk Rasa di depan kantor Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK RI) mendesak lembaga Anti Rasuah tersebut mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (SPRINDIK) terhadap Tagop Sudarsono Soulissa (Bupati Buru Selatan) atas dugaan tindak pidana korupsi Skandal Gratifikasi yang merugikan negara dan daerah triliunan rupiah yang sempat diungkap KPK pada bebera pekan lalu.

“KPK segera mengeluarkan SPRINDIK terhadap Tagop Sudarsono Soulissa atas Skandal Gratifikasi dan kasus korupsi lainnya yang melibatkan TAGOP SUDARSONO SOULISSA yang juga sebelumnya diperiksa oleh KPK pada beberapa pekan lalu” Ucap Ketua Koordinator Garda Bursel Jakarta, Hamis Souwakil di depan KPK RI, Kuningan Jakarta, Kamis, (02/07/2020)

Masa mengatasnamakan Mahasiswa dan Pemuda Buru Selatan Jakarta itu juga mendesak Ombusman RI untuk mengawasi Tagop Surasono Soulissa di perhelatan Pilkada serentak desember mendatang. Pasalnya setiap perhelatan pilkada Tagop S Soulissa diduga sering menggunakan kekuasaannya sebagai bupati meneror Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten tersebut untuk memuluskan kepentingan politiknya (Abuse Of Power).

“Tagop secara terang-terangan menyalahgunakan kekuasaanya untuk menekan masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) disetiap perhetalatan politik di kabupaten buru selatan. Bahkan setiap konsolidasi politik istrinya Tagop yang notabene bupati aktif ikut menjalankan kekuasannya untuk memuluskan kepentingan politik pada pilkada desember 2020 nanti” Tuturnya

“Maka kami meminta Ombusman untuk secara tegas mengawasi Tagop Sudarsono Soulissa di perhelatan Pilkada desember nanti. Karena teman-teman ASN sering melontarkan keluhan atas terror yang yang di layangkan oleh Tagop. Ini penyalahgunaan kekuasaan yang di praktekan tagop dan upaya membangun dinasti politik di kabupaten kami ini” Lanjut dia

Pun juga, mereka Garda Bursel Jakarta Mendesak DPP PDI-Perjuangan dan Partai Politik lainnya untuk tidak memberikan rekomendasi terhadap istri Safitri Malik Soulissa (Istri Tagop) karena safitri gagal dalam membangun daerah semasa menjabat anggota DPRD Porvinsi Maluku yang lalu.

“Kegagalan Tagop dan istrinya yakni Safitri Malik Soulissa yang sebelumnya mau dipraktekan di daerah kami (Buru Selatan), maka secara tegas kami meminta para Partai Politik untuk tidak memberikan atau menarik rekomendasi bagi partai yang sudah memberikan rekomendasi kepada Safitri Malik Soulissa” Tegas Hamis

Aksi masa tersebut di sambut baik KPK, pun Hamid Souwakil mewakili GARDA BURSEL JAKARTA menghadap Komisioner KPK mengatakan, KPK akan dalam waktu dekat akan segera menaikan status tersangka atas kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan bupati buru selatan itu. “KPK akan segera melakukan koonferensi pers dan menjadi focus utama KPK juga akan melakukan koonferensi pers kepada public untuk kasus ini”. Jelas Hamid

Adapun tuntutan mereka Garda Bursel Jakarta antara lain :

  1. Mendesak KPK segera mengeluarkan SPRINDIK terhadap Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono atas dugaan keterlibatannya dalam skandal Korupsi Gratifikasi
  2. Meminta Ombusman RI untuk mengawasi Bupati Buru Selatan diperhelatan Pilkada 2020 yang juga memajukan istrinya Safitri Malik Soulissa sebagai salah satau Bakal Calon Bupati Bursel.
  3. Meminta seluruh DPP Partai Politik untuk tidak merekomendasikan Safitri Malik Soulissa pada Bursa Pilkada Buru Selatan 2020 nanti atau menarik Kembali rekomendasi partai kepada Safitri Malik Soulissa bagi yang telah merekomendasikan.

Facebook Comments