Aksi Teatrikal GAGAK: Minta KPK Usut Rumah Dinas Bupati Penajam Paser Utara

Aksi Teatrikal GAGAK: Minta KPK Usut Rumah Dinas Bupati Penajam Paser Utara

- in Daerah
58
0

Jakarta – Sekelompok pemuda dan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Ganyang Koruptor (Gagak) melakukan aksi teatrikal untuk meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki anggaran proyek pembangunan rumah dinas Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Suherman, selaku koordinator aksi menyampaikan aksi teatrikal tersebut dilakukannya sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemkab Penajam Paser Utara yang mengeluarkan anggaran yang fantastis demi memanjakan pejabat.

“Kami kembali melakukan aksi di sini, hari ini dengan teatrikal pembangunan rumah dinas yg anggarannya fantastis, sampai menelan dana 34 miliar dan itu pun belum rampung 100 persen, sangat melukai hati rakyat yang menjerit, apalagi di masa Pandemi Covid.” kata Suherman dalam orasinya, Jumat (10/09/2021).

Massa membawa atribut rumah yang atapnya bertuliskan “Rumah Bupati 34 Milyar”, menurut Suherman, hal itu dilakukan sebagai bentuk menyadarkan KPK bahwa proyek pembangunan rumah bupati tersebut tidak wajar.

“Lihat, rumah yang tak seberapa besar dibangun dengan anggaran yang begitu besar. Bahkan masih kurang katanya, wajar tidak?! Para pejabat tidak memikirkan rakyat yg sengsara.” Tegas Suherman.

Massa aksi meminta KPK memeriksa Kepala Dinas (Kadis) PUPR, Edi Hasmoro, karena proyek pembangunan rumah Bupati tersebut dibawah kewenangannya.

“Kami minta KPK segera periksa Kadis PUPT, Edi Hasmoro. Selidiki anggaran proyek yang cukup fantastis itu. Jangan biarkan pejabat menikmati uang rakyat. Rumah senilai 34 Miliar tersebut sangat tidak wajar. Indikasi korupsi sangat besar di situ.” Tandas Suherman.

“Kami geram dengan pemakaian anggaran yang tak wajar ini. Aksi akan terus kami lakukan sehingga mendapat kepastian penyelidikan dari KPK. Kami akan terus kawal.” Tutup Suherman.

Facebook Comments