Mahasiswa Laporkan Mochammad Ke DPP PKB Terkait Dugaan Keterlibatannya Pada Kasus Korupsi PDAM Gresik

Mahasiswa Laporkan Mochammad Ke DPP PKB Terkait Dugaan Keterlibatannya Pada Kasus Korupsi PDAM Gresik

- in Default
34
0

Jakarta – Buntut skandal korupsi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik yang diduga melibatkan mantan Dirut Mochammad yang sekarang menjadi ketua komisi IV DPRD Gresik Fraksi PKB, akhirnya resmi dilaporkan ke Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB).

Ketua aksi dan advokasi Perkumpulan Mahasiswa Jawa Timur (Permas-Jatim), Shohibul Iman, menyebut laporan tersebut sebagai tindak lanjut dari dugaan keterlibatan Mochammad selaku kader PKB sekaligus ketua komisi IV DPRD Gresik.

“Kami sudah silaturrahmi secara baik-baik dengan internal Partai PKB, mereka menerima kami dan Alhamdulillah mereka telah berjanji akan menyampaikan surat ini ke Gus AMI. Selanjutnya, kasus ini akan kami pasrahkan kepada Dewan Syuro untuk memprosesnya,” kata Iman di DPP PKB, di Jl. Raden Saleh Cikini, Jakarta Pusat (14/9/2021).

Sebelumnya, menurut Iman, Permas-Jatim sudah beberapa kali melakukan aksi demonstrasi di Depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dalam rangka mengawal kasus skandal korupsi di PDAM Gresik yang sedang ditangani oleh lembaga antirasuah tersebut.

“Kasus yang menyeret nama Mochammad ini sebenarnya sedang diproses oleh KPK namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut yang jelas, belum ada yang jadi tersangka. Makanya kami kawal itu dan sudah berapa kali turun aksi,” ungkapnya.

Bukti tanda terima laporan dari Permas-Jatim ke DPP PKB

Iman menuturkan, tujuan dari melaporkan Mochammad ke DPP PKB ialah untuk memberikan sanksi yang tegas dengan mencopotnya sebagai kader PKB karena kalau dibiarkan akan menjadi benalu dan merusak citra partai.

“Sebagai kader PKB, Mochammad yang diduga terseret dalam pusaran korupsi saat masih menjabat Dirut PDAM Gresik akan mencoreng nama baik partai dan tentu akan mengerus kepercayaan publik terhadap PKB,” ucapnya.

“Kami akan terus kawal bukan hanya di KPK namun kami juga akan terus komunikasi dengan DPP PKB untuk memastikan memberikan sanksi yang tegas terhadap kadernya yang diduga terseret dalam kasus korupsi PDAM Gresik,” tutup Iman.

Diketahui, KPK sedang membidik proyek pengadaan air bersih pada tahun 2012 dengan total nilai investasi sebesar Rp 133 milyar. Adapun rekanan yang mengerjakan pekerjaan proyek tersebut adalah PT Dewa Bangun Tirta senilai Rp 47 milyar dan PT Drupadi Agung Lestari senilai Rp 86 milyar.

Facebook Comments