Level 1 PPKM Jatim, Qusyairi: Apresiasi Setinggi-tingginya Kepada Gubernur Khofifah

Level 1 PPKM Jatim, Qusyairi: Apresiasi Setinggi-tingginya Kepada Gubernur Khofifah

- in Default
102
0

Jakarta – Koordinator Nasional Perkumpulan Mahasiswa Jawa Timur (Permas-Jatim), Muhammad Qusyairi mengapresiasi penanganan Covid-19 di Jawa Timur yang terus membaik, hal itu ditunjukkan dengan hasil asesmen yang dirilis oleh Kemenkes RI pada tanggal 15 September 2021.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Khofifah yang telah bekerja keras melawan ancaman Covid-19, satu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Jatim untuk bisa masuk pada level 1,” kata Qusyairi dalam keterangannya sebagaimana diterima media, pada Selasa (21/9/2021).

Menurut Qusyairi, banyaknya jumlah pasien yang sembuh ini berkat kerja keras dari Pemprov Jatim sekaligus kerjasama seluruh lapisan masyarakat yang patuh pada protokol kesehatan.

Selain itu, pria yang akrab dipanggil Kuri menegaskan bahwa Sinergisitas TNI-Polri yang mengawal penanganan Covid-19 membuahkan hasil yang cukup maksimal dan terbukti hari ini Jawa Timur masuk pada level 1 dibanding dengan provinsi lainnya.

“Alhamdulillah, Jawa Timur menjadi satu-satunya provinsi pertama yang masuk pada level 1, tentu ini berkat kerja keras Pemprov Jatim dan gotong royong masyarakat Jawa Timur untuk mengakhiri pandemi Covid-19 dengan cepat,” tambahya.

Qusyairi menuturkan bahwa Gubernur Khofifah Indar Parawansa selama ini sudah melaksanakan tugasnya dengan baik namun hal itu tidak bisa dikerjakan sendiri, masih membutuhkan dorongan semua pihak terutama masyarakat.

“Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa Gubernur Jatim telah bekerja dengan cepat dan tuntas. Masyarakat harus terus mendukung agar kedepannya lebih baik lagi,” ungkapnya.

Namun, tambah Qusyairi yang merupakan mahasiswa pascasarjana Universitas Pancasila, prestasi itu tidak boleh membuat semua lengah karena Covid-19 belum berakhir dan terus mengancam. Tapi, dia yakin bahwa Jawa Timur bisa dengan cepat mengakhiri pendemi.

“Qusyairi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tetap patuh pada protokol kesehatan Covid19 meski Jawa Timur sudah masuk pada level 1,” tutup Qusyairi.

Facebook Comments