Pembakaran Hutan di Kalimantan Kian Memprihatinkan Sob!

Pembakaran Hutan di Kalimantan Kian Memprihatinkan Sob!

- in Ekonomi
1183
Komentar Dinonaktifkan pada Pembakaran Hutan di Kalimantan Kian Memprihatinkan Sob!
pembakaran hutan di Kalimantan Sumber foto VivaKebakaran hutan di Riau | Sumber foto : Viva

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengusut kasus pembakaran hutan di Kalimantan tepatnya lahan di Desa Kuala Dua, Kalimantan Barat, yang sengaja dilakukan pemliknya untuk penanaman baru. Ada dugaan kuat lahan itu milik bekas pejabat setempat.

“Sebanyak enam saksi sudah dilakuan pemeriksaan. Mereka adalah warga yang melihat aksi pembakaran dan salah satu pekerja dilahan tersebut,” kata Kepala Polda Kalimantan Barat, Brigadir Jendral Polisi Arief Sulistyanto, di Pontianak, dikuti dalam Koran Tempo.

Seperti diketahui, bahwa pembakaran hutan di Kalimantan kian mengkhawatirkan. Pembalakan pun liar selalu terjadi disana guna mengalih fungsikan lahan.

Saksi-saksi menyebutkan, pembakaran dilakukan oleh sekitar 6 orang. Mereka sedianya akan menanam sayuran di lahan tersebut. Namun, hingga saat ini polisi belum memanggil pemilik lahan. “Kami sedang melengkapi bukti-bukti,” ujar Arief.

Akibat Pembakaran Hutan di Kalimantan

Nahasnya, kebakaran itu tidak terkontrol dan mengakibatkan jarak pandang hanya 10 meter. Upaya keenam pekerja untuk memadamkan api dengan mesin penyedot air gagal. Api makin membesar. Sedikitnya lima pemadam kebakaran dikerahkan dalam pemadaman api. “Api baru dapat dipadamkan setelah satu setengah jam,” kata Arif.

Sementara itu, Direktur Bimbingan Masyarakat Polda Kalimantan Barat, Komisaris Besar Polisi Suhandi S.W, mengatakan pelaku pembakaran hutan di Kalimantan ini bisa dikenai hukuman 3 tahun dan denda Rp 15 miliar. “Ini bisa berdampak buruk bagi warga lainnya,” tuturnya.

Lain halnya dengan kasus kebakaran di Riau yang merupakan yang tertinggi di Sumatera, yaitu mencapai 60 titik dari 173 titik panas. Akibatnya, sejumlah wilayah Riau kembali diselimuti kabut dengan indeks standar pencemaran udara dalam kategori tidak sehat.

Kabut asap mulai mengganggu jarak pandang di beberapa wilayah seperti Pekanbaru, dengan jarak pandang terbatas hanya sejauh 1 kilometer. Kemudian pelalawan 3 kilometer, Rengat 3 kilometer, dan Dumai 7 kilometer.

“Berdasarkan alat pemantau PM10, indeks standar pencemaran udara Pekanbaru dalam kategori tidak sehat,” ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika Pekanbaru Sugarin.

Pemerintah Riau mengklaim telah mengerahkan puluhan personel pemadam, baik melalui darat maupun udara diberbagai daerah. Begitu juga modifikasi cuaca hujan buatan. “Dalam pemadaman kami juga dibantu dunia usaha dengan mengerahkan helicopter water booming,” kata pelaksana tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. (Muhamad Rizky Pradila / AP)

Facebook Comments