Rizal Amin, S. Sos., M.Si, Berikan Pemahaman Tentang Analisa Kecelakaan Kerja Kepada Peserta Calon Ahli K3 Umum

Rizal Amin, S. Sos., M.Si, Berikan Pemahaman Tentang Analisa Kecelakaan Kerja Kepada Peserta Calon Ahli K3 Umum

- in Liputan Diskusi
161
0
Rizal Amin, S. Sos., M.Si, Fungsional Pengawas KK dan K3

Visioner.id, Sulsel – Fokus pelaksaanaan K3 di tempat kerja yang menjadi tugas pokok kita adalah agar tidak terjadi sebuah kecelakaan kerja, ini harus kita analisa agar setiap pekerjaan nantinya tidak terulang kembali atau paling tidak dapat kita minimalisir kejadiannya. Ungkap Rizal Amin, S. Sos., M.Si yang sebagai pemateri calon ahli K3 Umum KEMNAKER RI Batch 18 yang berjumlah 28 peserta yang terselenggara melalui via zoom oleh PT. PAS.

Menurut Rizal, Analisa kecelakaan kerja adalah suatu upaya untuk menemukan faktor dari penyebab utama kecelakaan kerja. Dalam PP. NO. 44 TAHUN 2015 dan Permenaker No. 26 Tahun 2015: Kecelakaan yang terjadi di dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

“Semua yang terjadi kecelakaan di tempat kerja maka itu sudah pasti adalah kecelakaan kerja. Akan tetapi. ada juga yang namanya kecelakaan kerja di luar dari tempat kerja. Artinya kita harus melakukan analisis bahwa ketika ada seorang pekerja yang berangkat dari rumah ke tempat kerja karena atas dasar perintah dan kemudian terjadi kecelakaan menuju ke teempat kerja maka itu adalah bagian dari kecelakaan kerja. Sedangkan jika terjadi kecelakaan yang masih dalam pekarangan rumah maka bukan kategori kecelakaan kerja“. Jelas Rizal yang sebagai pemateri dalam pelatihan ahli K3 Umum KEMNAKER RI.

Karena ada suatu unsur tertentu yang meliputi terkait terjadinya kecelakaan kerja yakni¬† ketika itu ada perintah kerja, ada pekerjaan, dan ada upah yang didapatkan. Jadi ketiga hal ini lah yang menjadi dasar ketika ada unsur yang meliputi itu maka akan sah dikatakan kecelakaan kerja baik itu di dalam tempat kerja maupun diluar tempat kerja ketika menuju ke lokasi kerja. Imbuhnya pada hari Jum’at, (17/07/2020).

Selain itu Rizal juga menyampaikan bahwa berdasarkan data yang kita dapatkan tahun terkahir ada sekitaran 800 kasus kecelakaan kerja di Sulawesi Selatan. Artinya ketersediaan K3 untuk wilayah kita sangat dibutuhkan sekali, bahkan bidang perhotelan pun harus ada tenaga K3.

Kami dari pemerintahan Provinsi, ada program pembinaan di bidang K3 jika terkait program itu kami melakukan pemeriksaan di tempat kerja dan memastikan di tempat kerja ini apakah terpenuhi kebutuhan ahli k3 di perusahaan dan rutin melakukan pemantauan bagi setiap Perusahaan agar resiko kecelakaan kerja dapat berkurang. Dan setelah itu kami membuat rekomendasi. Apalagi tempat kerja ini salah satu tempat kerja yang memiliki resiko besar untuk dapat terjadinya kecelakaan kerja.” Ucapnya.
Menurutut Rizal, kami dari pemerintah provinsi mengharapkan agar setiap penyelenggara perusahaaan agar menerapkan K3 di setiap pekerjaan, jangan kemudian pekerjanya ada 1000 orang akan tetapi tenaga ahli K3 hanya ada 1 orang. Ini namanya sangat jauh perbandingannya. Olehnya itu, haruslah kemudian menyiapkan segala bentuk yang menjadi fokus dalam menghindari faktor-faktor kecelakaan kerja. Tutupnya. (Adt).

Facebook Comments