Generasi Muda Dan Tugas Mengisi Kemerdekaan

Generasi Muda Dan Tugas Mengisi Kemerdekaan

- in Liputan Diskusi
891
0

(Gagasanindonesia.com,Surabaya) Bibliopolis Book Review (BBR) kembali melaksanakan Diskusinya yang bertajuk #TadarrusBiblio yang masih dengan tema “Edisi Bung Hatta”. Forum diskusi #TadarrusBiblio pada pertemuan ke-17 ini ini digelar seperti jadwal semula, yaitu minggu malam 3 Mei 2015 jam 20.00 WIB bertempat di angkringan 57 jalan Jemurwonosari Lebar Wonocolo surabaya.

Pada forum kali ini membahas mengenai kelanjutan dari buku otobiografinya Muhammad Hatta yang berjudul “Menuju Gerbang Kemerdekaan”. Dalam buku ini dijelaskan perjalanan beliau setelah dari Banda Naira dan dipindahkan ke Sukabumi serta sampailah ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia.Berita sebelumnya,

Seperti biasa yang hadir dalam diskusi ini dari kalangan aktifis mahasiswa yang gelisah akan kondisi pendidikan dan sistem pendidikan yang kurang menekankan intelektuliatas namun lebih mengedepankan nilai diatas kertas. Pereview Azmi Pane dengan lugas memaparkan detik-detik menjelang pembacaan Proklamasi Kemerdekaan. Ketegangan, kelucuan dan suasana haru menyelimuti proses perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia disampaikan olehnya.
“Apabila Bung Karno tidak mau mengucapkan pengumuman kemerdekaan itu malam ini juga, besok pagi akan terjadi pembunuhan dan pertumpahan darah”, tutur aktivis asal Pamekasan itu saat mengupas isi buku.

Azmi juga menambahkan keterangannya bahwa saat Sukarno mendengar ancaman itu ia naik darah, lalu Bung Karno menuju ke Wikana sambil menunjukkan lehernya dan berkata “Ini leherku. Seretlah aku ke pojok sana. Dan sudahilah nyawaku malam ini juga. Jangan menunggu sampai besok”, tandas Azmi mengutarakan suasana ketegangan malam sebelum Sukarno dan Hatta diculik oleh kalangan pemuda untuk dibawa ke Rengasdengklok.

Seusai pemaparan terhadap isi buku tuntas disajikan, dimulailah diskusi oleh seluruh peserta BBR. Banyak pertanyaan yang berkembang dalam diskusi tersebut. Mulai dari menanyakan penjelasan terhadap isi buku hinggga berkembang pada mengapa kemerdekaan waktu itu seakan tampak tergesa-gesa.

“Soekarno dalam buku Panca Ajimat Revolusi menyatakan bahwa kemerdekaan itu adalah Political Independence (Kemerdekaan di Bidang Politik) setelah itu baru kita bangun kemerdekaan dibidang yang lainnya, yakni ekonomi dan budaya”,ujar Muhammad Shofa selaku Koordinator BBR.

“Dengan pandangan demikian jelas bahwa tugas pemuda saat ini meneruskan perjuangan Soekarno dan Hatta adalah mengisi Kemerdekaan itu” tambah Marlap Sucipto salah satu peserta diskusi.

Dia melanjutkan penjelasannya “Kita harus sadar bahwa permasalahan-permasalah bangsa saat ini yang terjadi karena banyak dari generasi saat ini yang menduduki posisi pemerintahan, lupa dengan semangat Kemerdekaan yang dicita-citakan oleh funding father. Berangkat dari kondisi inilah maka tugas kita adalah mengisi Kemerdekaan saat ini dengan menumbuhkan kesadaran.akan pentingnya memepertahankan dan mengisi kemerdekaan itu dengan sebaik-baiknya seperti yang dicita-citakan oleh funding father.

Facebook Comments