Romadhon : Mandiri Secara Energi Pertamina membangun Indonesia

Romadhon : Mandiri Secara Energi Pertamina membangun Indonesia

- in Migas
752
0

Visioner.id Jakarta– Jakarta, visioner- Pertumbuhan konsumsi minyak bumi rata-rata sekitar 4 persen per tahun menempatkan Indonesia menjadi negara konsumen minyak terbesar ke-14 di dunia dan terbesar di Asia Tenggara. Itu data yang diumumkan BP melalui Statistical Review of World Energy tiga tahun yang lalu.

Data Ditjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan cadangan minyak dalam negeri selama kuartal I tahun ini hanya 7.018 juta tangki barel.

“Di tengah tren harga minyak yang rendah pada saat ini, kontraktor migas berkesan enggan melakukan banyak eksplorasi. Bahkan kontraktor makin mengurangi kegiatan mencari sumber-sumber migas baru. Maka Dibutuhkan insentif dari pemerintah agar kontraktor bersemangat melakukan eksplorasi,” Ungkap Romadhon Jasn Selaku Pengamat Migas dari Institut Garuda Nusantara. Saat di hubungi di Jakarta, senin (31/10)

Lanjut Dia, insentif itu untuk mendorong investasi di eksplorasi, terutama selama harga minyak masih rendah. Insentif bisa seperti moratorium masa eksplorasi yang saat ini berlangsung selama 10 tahun. Selain itu, mengubah skema bagi hasil supaya lebih fleksibel dengan tren harga minyak dunia.

“Dukungan dari pemerintah harus maksimal, PT Pertamina (Persero) selaku BUMN migas melalui anak perusahaannya, PTPertamina EP terus bergerak mencari cadangan migas sampai di wilayah timur Indonesia. Maka perlu dana segar ratusan miliar rupiah disipakan untuk membiayai pemetaan bawah permukaan bumi atau biasa disebut seismik,” ungkapnya.

Romadhon menambahkan saat ini kita beruntung tentang kemampuan Pertamina di hulu dan hilir migas. Di hilir, mampu dan terbukti dengan penyediaan serta pendistribisian migas di seluruh Tanah Air, sedangkan di hulu dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat di tengah penurunan produksi dari badan usaha usaha migas lainnya, termasuk badan usaha migas skala internasional.

“Tujuannya, tiada lain agar negeri ini mampu mandiri secara energi, khususnya minyak,” tegas Romadhon.

Facebook Comments