Saatnya Golkar Kedepankan Moralitas

Saatnya Golkar Kedepankan Moralitas

- in Nasional
552
0

Jakarta– Pergumulan di dalam tubuh Golkar saat ini seyogyanya jadi pembelajaran. Bukan saja terhadap keluarga besar beringin, tapi juga bagi bangsa Indonesia.

Pembelajaran itu yaitu untuk tidak menghalalkan segala cara untuk berkuasa.

Ketua Umum Golkar Setya Novanto yang juga Ketua DPR RI telah menjadi bulan-bulanan berbagai kasus hukum. Namanya berulang kali disebut dalam berbagai kasus korupsi.
Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga.

Selihai lihainya Setya Novanto menghindari jerat hukum akhirnya tumbang juga di kaki tiang listrik.
Apa yang dipertontonkan Setya Novanto selama ini sejatinya adalah daya upaya untuk mengakali hukum, melecehkan aparat hukum, meremehkan lembaga penegak hukum. Dan sesungguhnya, pada faktanya Setya Novanto telah merendahkan nilai-nilai moralitas.

Menanggapi hal tersebut, politisi senior Golkar, Zainal Bintang, mengaku sangat prihatin dan terpukul dengan kelakuan Setya Novanto.

“Aspek moral yang menjadi penanda ketinggian akhlak seseorang itu, nampaknya tidak ada tempatnya di dalam jiwa Setya Novanto”, ujar Bintang di Jakarta,  Minggu (19/11).

Hal ini sangat menyedihkan, menggambarkan bagaimana runyamnya standar moral yang digenggam Setya Novanto, kata wartawan senior itu.

Untuk itu, Bintang yang juga anggota Dewan Pakar Golkar, telah berkali-kali mendesak kepada keluarga besar Golkar supaya segera melaksanakan Munas untuk merombak kepengurusan yang telah merusak nama baik Golkar, yang telah dibangun dengan susah payah selama puluhan tahun oleh sesepuh yang berintegritas dan menjunjung nilai moral.

Terkait dengan adanya fakta suram sisi moralitas yang dipertontonkan Setya Novanto, Bintang yang juga adalah Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Ormas MKGR bersikukuh mendesak keluarga besar Golkar segera menggelar Munas.
Munas Golkar perlu sekarang juga, kata Bintang.

“Tapi keluarga besar Golkar harus mengedepankan nilai-nilai moralitas di dalam memilih figur pengurus, khususnya yang di pusat.

Rombak kepengurusan yang sekarang ini, karena tindakan merekalah maka nama baik sekarang jadi tercemar dan hancur, ujar Bintang berulang-ulang.

Bintang minta dipilih pengurus baru yang mengedepankan moralitas. Janganlah beri tempat kepada mereka yang hobbynya mempermainkan hukum”, tandasnya.

Bintang menambahkan, orang yang taat hukum adalah orang yang bermoral tinggi.

“Figur seperti ini yang diperlukan Golkar untuk menjaga kehadirannya memenuhi panggilan sejarahnya”, tandas Bintang menutup keterangannya.

Facebook Comments