Kehebatan Kapolrestabes Surabaya, Dalam Mengayomi serta Menjaga Keamanan dan Ketertiban

Kehebatan Kapolrestabes Surabaya, Dalam Mengayomi serta Menjaga Keamanan dan Ketertiban

- in Nasional, Opini
1057
0

Oleh: Firman D. K. (Alumni Mahasiswa Fisip Univ. Airlangga)

Surabaya adalah kota yang bisa dibilang sebagai kota bersejarah dan berkarakter, ya… berkarakter.

Dengan sebutan kota pahlawan, Masyarakat Surabaya seakan mendalami karakter kepahlawanan tersebut. Karakter lugas, tegas, berani dan tak bertele-tele adalah karakter orang Surabaya. Sehingga butuh power dan karisma yang kuat dalam mengatur kota bersejarah yg berkarakter ini.

Karakter tersebut telah ada pada sosok Kombes Pol M.Iqbal! Ya, Pak Iqbal saya menyapanya! Beliau merupakan sosok polisi yang benar-benar menjadi idaman warga Surabaya. Mengapa? Coba kita lihat sepak terjang beliau dalam memimpin kepolisian di wilayah kota Surabaya! Beliau sangat memahami betul karakteristik warga Surabaya! Beliau bahkan seakan menjadi bapak di Kota yang walikotanya dipimpin oleh wanita yang tegas dan berani! Eeeiiitttssss tunggu dulu, Bu Risma adalah warga Kota Surabaya. Dimana beliau tinggal,sehingga mampu mengetahui bagaimana cara mengatur warga surabaya yang tegas dan keras ini. Jadi saya rasa itu hal yang sangat cerdas yang dilakukan oleh Bu Risma!

Berbeda dengan Kombes Pol M. Iqbal, dia pemimpin yang cerdas dan bukan hanya cerdas melainkan pintar dalam bertugas! Ya beliau memiliki 4k kecerdasan,kepintaran,ketegasan,dan ketulusan! Bagaimana tidak? Petinggi Kapolrestabes Surabaya ini adalah asli orang Sumatra.Tapi beliau mampu menjadi pengayom dan pemimpin di kota Surabaya yang memiliki perbedaan karakter tersendiri dalam prilaku masyarakatnya.

Kepintaran kecerdasan ketegasan dan ketulusan beliau ditunjukkan pada tugas sehari-hari yang beliau kerjakan! Mulai dari mengamankan kota Surabaya hingga tingkat kejahatan menurun, sampai mendidik pasukannya agar bekerja secara profesional dengan tegas! Masih ingat kah ketika Pak Iqbal sapaan beliau dikala menegur anggotanya saat tertidur dengan ketegasan? Dan masih ingatkah kita ketika bonek dapat menjadi sangat tertib dan tidak anarkis? Ya itu suatu hal yang sangat luar biasa hebatnya! Dimana image bonek dulu yang kasar, rusuh,dan anarkis sekarang menjadi terbalik! Bonek saat ini lebih aman, tertib, dan teratur! Ya salut untuk Arek2 BONEK!!! Saya rasa itu merupakan kehebatan sang Kapolrestabes Surabaya dalam menerapkan tugasnya! Ya BONEK seakan menjadi terbuai untuk menjaga ketertiban, itu adalah cara pendekatan yang istimewa telah dilakukan oleh Pak Iqbal dalam menerapkan peraturan!

Tak berhenti diranah kecerdasan dan kepintaran beliau dalam melakukan pendekatan kepada BONEK saja, beliau juga memiliki ketulusan dalam bertugas. Beliau sangat sering menyapa warga surabaya untuk ikut bergabung dalam diskusi komunitas mahasiswa, komunitas lain bahkan beliau tak segan berkumpul bersama warga surabaya yang memiliki kekurangan dan ketidak beruntungan dalam menjalani hidup sehari-hari. Ya beliau sangat dekat dengan komunitas Disable. Ketulusan Pak Iqbal sangat terasa di tengah-tengah mereka. Tak berhenti disana,ketulusan beliau juga sangat terasa ketika beliau memperhatikan anggota dan sekitarnya dengan membuka Pasar Murah pada saat menjelang lebaran.

Begitu hebat sosok Pak Iqbal yang mulai dicintai warga Surabaya! Korps kepolisian seakan terasa khususnya dikota Pahlawan ini! Beliau juga tak segan mengakui kebenaran! Saat terdapat seorang anggota menembak mati pelaku pencuri motor! Ya penembak tersebut merupakan mayor untung! Pak Iqbal tak segan mengakui kehebatan dan ketepatan perilaku Mayor Laut (P) Tunggul Waluyo yang telah menembak mati para pelaku curanmor! Bahkan mayor tersebut malah mendapat penghargaan dari petinggi kepolisian di kota pahlawan ini. Menurut Pak Iqbal tindakan Mayor Laut (P) Tunggul Waluyo sudah benar sehingga beliau mendapat penghargaan! Istimewa tindakan Pak Iqbal yang mau mengakui kebenaran!!!!

Satu lagi, dalam melepas jabatan Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Czi Denny Herman di Polrestabes Surabaya, dengan upacara tradisi pelepasan yang dihadiri Bu Risma adalah bentuk dari sinergitas kekuatan 3 pilar (Pemkot Surabaya, Kepolisian dan TNI) untuk mewujudkan surabaya yang aman dan kondusif.

4k yang dimiliki oleh Pak Iqbal diterapkan dengan baik melalui cara kerja beliau sehari-hari! Semoga Teladan baik yang dilakukan oleh Pak Iqbal mampu menjadi contoh anggota seluruh kepolisian secara menyeluruh! Karena Pak Iqbal warga Surabaya mengerti betapa image korps kepolisian benar-benar menjadi pelindung dan pengayom masyarakat.

Facebook Comments