MOS Berujung Maut di SMP Flora Bekasi, Ini Kronologinya

MOS Berujung Maut di SMP Flora Bekasi, Ini Kronologinya

- in Peristiwa
1128
Komentar Dinonaktifkan pada MOS Berujung Maut di SMP Flora Bekasi, Ini Kronologinya
MOS berujung maut, peserta MOS sedang berbincang dengan mendikbud Anis Baswedan

Masa Orientasi Siswa (MOS) tahun ini menelan korban jiwa. Evan Christopher Situmorang (12) meninggal saat mengikuti program MOS di sekolah barunya, di Bekasi. Evan meninggal karena mengalami kelelahan akibat kegiatan orientasi yang melebihi batas kewajaran di SMP Flora Bekasi. Namun saat ini pihak keluarga Evan mengaku sudah mengikhlaskan kepergian anaknya itu. “Keluarga sudah kompromi. Kita sudah ikhlas. Enggak mau diperpanjang lagi,” kata sang Ayah, Jose Situmorang.

Kronologi meninggalnya Evan menurut pihak keluarga, anaknya itu sempat jatuh di toilet sekolah, dan sempat dibawa orang tuanya ke Puskesmas. Sesampainya di tempat berobat, malang nasib, Evan dinyatakan sudah tidak bernyawa. Evan meninggal pada Jumat (30/7) lalu. Selama empat hari masa perkenalan sekolah, Evan rupanya kerap mendapat hukuman dari panitia karena tidak membawa perlengkapan yang diperintahkan.

Ia sering dihukum dengan melakukan squat jump atau push up. “Disuruh putari daerah Puri, pom Bensin dan ke sekolah lagi. Wah, saya pikir itu jauh sekali. Sampai 4 KM,” kata Jose menjelaskan peristiwa yang dialami anaknya selama masuk sekolah tingkat pertama itu. Akibat perlakuan tersebut, Evan mengeluh pada bagian kakinya sakit. Padahal, menurut sang Ayah, anaknya bukanlah sosok yang suka mengeluh.

MOS Berujung Maut

Evan juga sempat diobati dengan cara dipijat karena mengalami keram otot. “Kata tukang refleksinya, anak saya kelelahan, ototnya keras. Akhirnya dipijat. Sampai di rumah saya juga pijat lagi dikasih balsem,” lanjut Jose. Ada satu hal yang membuat kecewa keluarga Evan, yaitu pihak sekolah sempat menutupi bahwa anak tersebut terjatuh di kamar mandi sekolah. Padahal, pihak sekolah saat itu menghubungi orang tua korban agar Evan dijemput karena sakit.

Kondisi kesehatan Evan yang memburuk membuat keluarga memutuskan membawanya ke Puskesmas Medan Satria dan diharuskan untuk istirahat. Dokter di sana menganalisa Evan terkena penyakit asam urat. Setelah balik, kesehatan Evan malah terus menurun, akhirnya dibawa ke RS Ibu dan Anak (RSIA) Sayang Bunda dan kemudian dirujuk RS Citra Harapan karena peralatan di rumah sakit sebelumnya tidak memadai. Sesampainya di RS Citra Harapan itulah Evan dinyatakan sudah tidak bernyawa.

MOS atau masa orientasi harusnya diisi oleh kegiatan yang memicu kecerdasan otak anak karena ia sudah berada ditingkatan pendidikan yang lebih tinggi. Bukan berorientasi pada aktifitas fisik yang melelahkan.

Facebook Comments